Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Nov 2019 14:37 WIB

Jokowi Minta BUMN-Swasta Bersatu Kurangi Impor Alutsista

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Andhika Prasetya/detikcom Foto: Andhika Prasetya/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin agar peran badan usaha milik negara (BUMN) dan swasta bisa menekan impor produk alat utama sistem senjata (alutsista). Pasalnya saat ini Indonesia masih perlu impor untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Jokowi menyampaikan hal tersebut saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang kebijakan pengadaan alutsista di Kantor Presiden, Jakarta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu ingin ada peta jalan (roadmap) yang jelas mengenai pengembangan industri alutsista, mulai dari hulu hingga ke hilir.

"Roadmapnya harus jelas. Dalam pengembangan industri alat pertahanan di dalam negeri, mulai dari hulu sampai hilir, dengan melibatkan baik BUMN sampai swasta sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap impor alutsista dari luar negeri," kata Jokowi, Jumat (22/11/2019).



Jokowi mengharuskan jajarannya di pemerintahan untuk memastikan alih teknologi dari setiap pengadaan alutsista maupun program kerja sama dengan negara-negara lain.

Dia ingin SDM di sektor industri pertahanan Indonesia betul-betul diperkuat. Jokowi tak ingin lagi orientasinya adalah penyerapan anggaran, maupun membelanjakan anggaran sebanyak-banyaknya, apalagi orientasinya sekedar proyek.

"Sudah stop yang seperti itu. Tapi orientasinya betul-betul strategic partnership, untuk peningkatan kemandirian dan daya saing bangsa sehingga kita memiliki kemampuan memproduksi alutsista yang tadi dikerjasamakan," tambahnya.



Simak Video "Jokowi: Kurangi Ketergantungan Impor Alutsista"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com