Unilever Tutup 1 Area Pabrik di Cikarang, Pasokan Tetap Jalan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2020 18:22 WIB
Unilever
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

PT Unilever Indonesia Tbk menutup sementara fasilitas produksinya (Gedung TBB) di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Langkah itu diambil setelah adanya hasil tes PCR mandiri beberapa pekerja yang diduga positif Corona (COVID-19).

Direktur Corporate Affairs Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso mengatakan hal ini dilakukan untuk mengutamakan keselamatan, kesehatan dan keamanan seluruh karyawan. Serta telah dikoordinasikan dengan Gugus tugas COVID-19 Kabupaten Bekasi.

"Operasional segera kami tangguhkan begitu mendapat kabar tersebut, untuk berfokus menerapkan berbagai langkah preventif dalam upaya menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bekasi," kata Sancoyo dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Kamis (2/7/2020).


Dia menegaskan penghentian sementara operasional pabrik Unilever di Bekasi tidak akan mempengaruhi ketersediaan produk-produknya di pasaran. Stok yang tersedia di gudang dianggap masih cukup memenuhi kebutuhan pelanggan sementara.

"Kami memahami bahwa produk kami merupakan bagian penting dalam keseharian konsumen. Oleh karena itu perlu kami sampaikan bahwa hal ini tidak akan mempengaruhi pasokan kepada konsumen. Stok yang ada di gudang kami maupun di gudang distributor dan pelanggan masih mencukupi," ucapnya.

Meski ada karyawannya yang diduga positif, Sancoyo mengklaim telah memiliki protokol yang tegas dalam menangani kasus COVID-19. Kebijakan itu diterapkan secara global di seluruh kantor dan pabrik Unilever di 180 negara, termasuk di Indonesia.

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2