Jamin Bahan Baku Vaksin Corona Aman, Erick Thohir Mau Lobi China?

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 14 Agu 2020 06:30 WIB
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19,  di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto menjelaskan saat ini Indonesia memang belum memiliki bahan aktif untuk pembuatan vaksin virus Corona. Lalu benarkah Erick sampai melobi pihak China?

"Kelihatannya kan Pak Erick mau ke harga kan ya, kalau bisa murah kan gitu, suplainya terjamin gitu lho, lebih ke lobinya seperti itu, karena kan semua negara butuh lho," kata Bambang saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2020).

Dia berpendapat hal tersebut merupakan bukti bahwa pemerintah hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang diakibatkan pandemi COVID-19.

"Jadi kan berarti kan pemerintah berusaha untuk hadir, artinya mendorong misalnya mendorong ke sustainability (keberlanjutan), supaya terjamin gitu lho. Kalau kami sih mendukung saja, sangat mendukung bahwa pemerintah mendorong itu," jelasnya.

"Ya kan lumayan ya kalau misalkan kita bisa penuhi semua. Kita kan ada gap, artinya kapasitas kita 250 (juta vaksin) untuk kebutuhan Indonesia, hitung-hitungan 300 (juta) lebih, itu (sekitar) 320 juta. Ada sekitar gap 70 (juta)," sebutnya.

Sejauh ini, lanjut dia, memang belum ada perjanjian resmi. Namun Sinovac sudah menyatakan komitmennya untuk menyuplai apa yang dibutuhkan Indonesia.

"Ya sampai saat ini belum ada, artinya sudah ada komitmen, namanya kan baru gentleman agreement. Nanti kan tinggal harus dituangkan dalam satu agreement," tambahnya.

Halaman


Simak Video "Jokowi Minta Erick Thohir Siapkan Strategi Komunikasi Vaksin Corona"
[Gambas:Video 20detik]

(toy/fdl)