Pabrik Baja WIKA Rampung Kuartal III-2020

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 25 Agu 2020 14:40 WIB
PT Steel Pipe Industry of Indonesia di Karawang Jawa Barat, Selasa (17/11/2015). Pabrik Spindo Karawang ini menghasilkan pipa baja untuk mendukung industri otomotif, infrastruktur, furniture, properti hingga industri minyak dan gas dengan menggunakan mesin baru yang dapat menghasilkan 4800 ton pipa baja dalam sebulan dari yang biasanya hanya bisa memproduksi 3500 ton. Sedangkan penjualannya hingga akhir Oktober 2015 ini sudah mencapai 313.924 ton dan akan terus bertambah hingga akhir Desember 2015 sebesar 80.000 ton. Rachman Haryanto/detikcom.
Ilustrasi Pabrik Baja (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

Pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja Majalengka, Jawa Barat milik PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKA IKON), anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ditarget rampung pada kuartal III-2020. Hal ini menjadi salah satu rencana WIKA dalam penguatan sinergi lini bisnis di WIKA, sejalan dengan kinerja di semester I-2020 yang masih mencatatkan laba dan pemulihan pekerjaan yang tengah berlangsung di semester II-2020.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito mengungkapkan hal ini menjadi penting untuk mewujudkan operasi bisnis yang lebih efisien sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan yang dialami WIKA sebagai entitas induk juga turut dirasakan oleh entitas anak.

Sebab, pabrik tersebut akan memiliki luas 30 hektar dan berkapasitas 75 ribu ton per tahun. Selain itu, pabrik juga memiliki 4 jalur produksi yang dilengkapi dengan mesin-mesin robotic dan semi automatic, dengan 4 jalur pabrik akan memproduksi produk-produk yang berkualitas dan berpresisi tinggi.

"Dengan beroperasinya pabrik ini, maka kapasitas produksi fabrikasi baja juga bisa mencapai 100 ribu ton per tahun sekaligus menempatkan WIKA IKON sebagai salah satu perusahaan yang memiliki pabrik fabrikasi baja terlengkap di Indonesia," ujar Agung dalam konferensi pers public expose, Selasa (25/8/2020).

Progres Proyek Strategis Lainnya

Selain itu, beberapa proyek strategis WIKA lainnya juga sudah mencatatkan kemajuan meski sempat dihadang pandemi COVID-19.

Di antaranya ada Bandara Sultan Hasanuddin Makassar yang pembangunannya melibatkan entitas anak usaha WIKA Beton untuk suplai beton readymix dan beton precast, WIKA Gedung untuk lingkup pekerjaan struktur, WIKA Rekayasa Konstruksi untuk instalasi MEP, serta WIKA IKON untuk pekerjaan struktur baja spaceframe.

Secara keseluruhannya, pembangunan proyek tersebut telah mencapai 51% dan sedang dalam proses penyelesaian pekerjaan (finishing) dan MEP. Proyek itu ditargetkan selesai pada 2021.

Nantinya, bandara ini akan tiga kali lipat lebih luas dari yang semula 51.005 meter persegi menjadi 166.005 meter persegi untuk menampung 15,6 juta penumpang setiap tahunnya.

Bagaimana perkembangan proyek lainnya?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "WIKA Grup Renovasi RSPJ dan Bangun RS Modular dalam Waktu Singkat"
[Gambas:Video 20detik]