Bicara Vaksin Corona, Erick Thohir: Yang Mampu Bayar Sendiri!

Pradito Rida Pertana - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 16:12 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Menteri BUMN Erick Thohir (Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Yogyakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pasokan vaksin COVID-19 terus ditingkatkan. Langkah ini diambil demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah juga mengamankan vaksin ke Indonesia agar tetap lancar, meskipun pasokannya dicicil.

"Kita bicara mengenai distribusi vaksin ini yang menjadi prioritas bagaimana men-secure vaksin sebanyak-banyaknya untuk rakyat Indonesia," katanya saat mengikuti rapat koordinasi pengendalian pembangunan Pemda DIY secara daring, Selasa (27/10/2020).

"Karena kita order vaksin belum tentu datangnya pada saat bersamaan. Ini datang (secara) progresif dicicil. Per bulan misal 10 juta 20 juta sampai semua masyarakat Indonesia tervaksinasi," lanjut Erick.

Erick Thohir mengatakan vaksin-vaksin tersebut nanti ada yang diberikan gratis bagi masyarakat tak mampu, dan ada pula yang dijual.

"Insyaallah vaksin sendiri ada dua program, yaitu vaksin bantuan pemerintah gratis untuk yang membutuhkan atau yang kekurangan secara ekonomi, tetapi tentu yang tentu middle class, orang-orang yang punya duit dibayarkan saja, jangan ikutan yang kurang mampu. Jadi yang mampu harus bayar sendiri," imbuh Erick.

Menurutnya program tersebut telah berlaku di beberapa negara. Agar berlangsung dengan lancar, Erick meminta seluruh stakeholder terlibat dalam penerapan kedua program tersebut.

"Program ini juga terjadi di banyak negara. Uni Eropa sudah, mereka vaksin ditentukan jumlah sudah dan mulai bayar, Qatar juga seperti itu Kanada sudah Thailand sudah seperti itu," ucapnya.

"Kita jangan sampai tertinggal dengan negara lain. Memang memastikan keamanan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi harus seimbang, karena itu saya mohon pemimpin daerah membantu vaksinasi," lanjut Erick.

(hns/hns)