Jokowi 'Buka Lowongan' Wakil Menteri Perindustrian

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 06:45 WIB
Presiden Jokowi dalam rapat penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai, keberadaan wakil menteri mesti jelas pembagian tugasnya.

"Sebetulnya posisi tergantung penugasannya, kalau yang paling penting adalah pembagian antara menterinya sama wamennya apa, scope-nya mesti clear sehingga bisa dibilang perlu, bisa dibilang nggak perlu," katanya kepada detikcom, Selasa (17/11/2020).

Terlebih, kata dia, dalam kementerian ada direktur jenderal (dirjen) atau deputi. Ia menekankan, pembagian tugas harus jelas sehingga tidak semata-mata hanya membuat posisi tersebut.

"Artinya dalam penugasan itu memang harus dilakukan. Istilahnya bukan semata-mata cuma title aja, kan sekarang banyak posisi namanya doang tapi kerjaannya nggak jelas," ujarnya.

Hariyadi tak mempermasalahkan keberadaan wakil menteri jika tugasnya jelas. Meski begitu, dia berharap tugas wakil menteri ini harus jelas sehingga tak seperti bagi-bagi jabatan.

"Kembali lagi ke wamen ini penugasannya apa, kalau ada tugasnya nggak apa-apa. Tapi, kalau memang dirasakan organisasi yang ada itu sudah ada, sebetulnya nggak perlu ada, kalau nambah orang nambah anggaran. Jangan sampai kaya bagi-bagi posisi aja, jabatan aja, nggak bener juga kalau kaya gitu," terangnya.

Lebih lanjut, Hariyadi sendiri belum mendapat informasi terkait siapa calon wakil menteri perindustrian hingga saat ini.

Kriteria Wakil Menteri usulan pengusaha di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3