Vaksin Pfizer Mulai Ajukan Izin Edar di Eropa

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 22:45 WIB
Amerika Serikat Akan Distribusikan Vaksin COVID-19 Buatan Pfizer Bulan Desember
Foto: ABC Australia
Jakarta -

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS) Pfizer dan mitranya BioNTech telah mengajukan izin edar bersyarat di Eropa. Perusahaan ini mengajukan perizinan ke badan penyedia obat-obatan Eropa dan diharapkan vaksin bisa disebar bulan ini.

Eropa memang memberlakukan syarat yang ketat untuk vaksin. Selain itu pemohon juga harus memberikan data klinis yang komprehensif untuk ke depannya. "Demi kesehatan masyarakat, pemohon bisa mendapatkan izin edar bersyarat," tulis EMA dikutip dari CNBC, Selasa (1/12/2020).

CEO Pfizer Albert Bourla mengungkapkan hal ini merupakan tonggak penting agar perusahaan bisa mengatasi krisis kesehatan yang terjadi di berbagai negara.

"Kami tahu sejak awal banyak pasien yang sedang menunggu vaksin dan kami siap mengirimkan vaksin setelah regulator mengizinkan," ujar dia.

Memang uji klinis vaksin Pfizer dan BioNTech ini sudah mencapai 95% tingkat efektifnya. Vaksin yang disebut dengan nama BNT162b2 ini efektif melawan virus setelah 28 hari dosis pertama digunakan.

Pfizer dan BioNTech ini juga telah mengajukan izin penggunaan darurat di Badan Pengawas Obat dan makanan AS pada 2020. Proses ini disebut akan memakan waktu hingga beberapa minggu.

Vaksin Pfizer ini juga mulai mengajukan izin edar di berbagai negara seperti Australia, Kanada dan Jepang.

(kil/fdl)