Miliarder Inggris Pilih Prancis buat Bangun Pabrik Mobil, Kenapa?

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 09 Des 2020 22:36 WIB
The union flag flies over the Houses of Parliament in Westminster, in central London, Britain June 24, 2016.     REUTERS/Phil Noble
Ilustrasi/Foto: AP/Lewis Joly
Jakarta -

Orang terkaya Inggris, Jim Ratcliffe telah membatalkan rencananya untuk membangun pabrik mobil SUV baru di Inggris Raya. Keputusan itu telah menambah pukulan bagi industri mobil Inggris Raya yang telah terpukul oleh keluarnya negara itu dari Uni Eropa dan pandemi COVID-19.

Melansir CNN, Rabu (9/12/2020), Ratcliffe adalah pendiri Ineos, sebuah perusahaan bahan kimia, dan memiliki kekayaan senilai hampir US$ 28 miliar. Ineos sendiri tengah melakukan ekspansi untuk memproduksi kendaraan pertamanya, Grenadier 4x4.

Awalnya SUV itu akan diproduksi di Inggris. Namun kemarin perusahaan menyatakan akan memproduksi mobilnya di sebuah pabrik di Hambach, Prancis, yang dibeli dari Mercedes-Benz Daimler (DMLRY).

"Hambach memberi kami kesempatan unik yang tidak bisa kami abaikan untuk membeli fasilitas manufaktur otomotif modern dengan tenaga kerja kelas dunia," kata Ratcliffe dalam sebuah pernyataan.

Ratcliffe menamai SUV itu dengan mengambil nama sebuah pub di London, tempat ia dilahirkan. Mobil itu akan mulai diproduksi akhir tahun depan.

Pengin tahu cerita selanjutnya? Langsung klik halaman berikutnya.