Erick Thohir Jajaki Kerja Sama Mobil Listrik dengan Tesla Bulan Depan

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 02 Jan 2021 20:15 WIB
Erick Thohir menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024. Proses sertijab jabatan itu pun digelar di Kantor Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir merencanakan dialog dengan Tesla untuk mengembangkan kerja sama industri mobil listrik di Indonesia. Targetnya dialog itu akan digelar pada Februari 2021.

Rencananya itu tercetus setelah Erick menyaksikan sendiri kesiapan Indonesia menjadi pemain utama industri mobil listrik.

"Saya sudah perintahkan PLN untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengubah strategi bisnisnya paska pandemi. Alhamdulillah, PLN sudah on-track dan sudah ikut dalam konsorsium BUMN untuk pembuatan EV battery bekerja sama dengan perusahaan dari Korea dan China. Insyaallah, di bulan Februari ini, saya akan membuka pembicaraan dengan Tesla untuk mengembangkan kerja sama ini," ukar Erick dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/1/2021).

"Selain mengantisipasi mobil listrik, sudah seharusnya juga PLN aktif mengembangkan kompor listrik. Hal ini adalah solusi menekan impor bahan bakar," tambahnya.

Ada sejumlah alasan mengapa Indonesia akan menjadi pemain utama industri mobil listrik. Alasan terbesarnya adalah dari sumber daya alam Indonesia yang mendukung.

Sebagai salah satu negara dengan sumber daya nikel yang terbesar, hal ini mendukung Indonesia jadi produsen utama sumber daya baterai mobil listrik.

"Baterai sendiri merupakan komponen utama dalam produksi mobil listrik. Dengan kekayaan alam yang kita miliki tentu harus didukung pula dengan kualitas sumber daya manusia kita agar mampu menjadi produsen utama dalam industri mobil listrik," timpalnya.

(ara/ara)