Harga Rokok Terkerek Cukai Tembakau, Penjualan Mulai Berkurang?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 04 Mar 2021 16:04 WIB
Pemerintah akan menaikkan cukai rokok 23% dan harga jual eceran (HJE) 35% mulai tahun depan.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Cukai tembakau tahun ini kembali naik. Kenaikan cukai ini berpengaruh pada naiknya harga rokok. Per Februari cukai rokok naik 12,5%.

Lalu apakah dengan kenaikan cukai telah membuat penjualan rokok berkurang?

Menurut Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas Trumpaitis hingga kini pihaknya belum bisa melihat adanya dampak pada penjualan rokok usai cukai tembakau naik. Menurutnya, masih terlalu dini untuk melihat dampak kenaikan cukai pada penjualan rokok.

"Mengenai dampak kenaikan cukai tembakau, saya rasa masih terlalu dini. Karena aturan ini efektifnya saja baru Februari. Untuk dampak ke performa penjualan, saya rasa kami masih melihat dan menunggu," ungkap Mindaugas dalam diskusi virtual bersama wartawan, Kamis (4/3/2021).

Untuk menyimpulkan ada atau tidaknya pengurangan penjualan usai cukai rokok naik, pihaknya masih menunggu beberapa bulan ke depan.

"Karena baru Februari dijalankan, kami akan melihat beberapa bulan lagi," kata Mindaugas.

Mindaugas mengatakan pihaknya sendiri berterima kasih kepada pemerintah karena sudah diberikan waktu hingga mundur sebulan usai kenaikan cukai tembakau ditetapkan pada Desember.

"Yang jelas kami mengucapkan terima kasih ke pemerintah karena ini diundur sebulan, melihat industri terkena dampak dari COVID-19," ujar Mindaugas.

Selanjutnya
Halaman
1 2