Digenjot demi Pulihkan Ekonomi, Vaksinasi Meluas hingga ke Pulau Terluar

a - detikFinance
Selasa, 06 Jul 2021 18:50 WIB
Ilustrasi vaksinasi
Foto: Vaksinasi Corona di Pulau Terluar RI (Istimewa)
Jakarta -

Pemerintah menargetkan bisa melakukan vaksinasi hingga 3 juta dosis per hari. Target itu harus tercapai jika ingin pandemi berakhir dan ekonomi pulih.

Penerapan PPKM Darurat tentunya akan berdampak pada roda perekonomian di semester II-2021. Nasib ekonomi akan sangat bergantung pada hasil penerapan PPKM Darurat, jika kasus masih tinggi dan pengetatan diperpanjang maka efek sampingnya ke ekonomi akan lebih besar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, nasib ekonomi salah satunya akan sangat bergantung dengan pelaksanaan vaksinasi.

"Nah, akselerasi vaksinasi ini menjadi syarat yang sangat penting. Dan oleh karena itu, kenaikan jumlah yang divaksin untuk bisa mencapai bahkan 2 juta per hari atau bahkan kalau kita ingin selesaikan sebelum akhir tahun ini, maka diperlukan vaksinasi hingga 3 juta per hari pada periode Oktober-November yang akan datang," tuturnya dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (5/7/2021).

Pelaksanaan program vaksinasi tak hanya dilakukan pada wilayah-wilayah utama seperti Pulau Jawa. Untuk mencapai herd imunity, pelaksanaan vaksinasi tak hanya berpatokan pada jumlah tapi juga ada keterjangkauan.

Pelaksanaan vaksinasi juga menyasar ke wilayah kepulauan terluar RI seperti kepulauan Sebatik yang ditetapkan masuk dalam zona merah COVID 19.

Seperti kita ketahui, Kepulauan Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini menjadi pintu masuk vital sehingga bisa dipahami jika daerah ini memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap persebaran virus COVID 19 ini.

Berbagai antisipasi yang dilakukan selain dengan kegiatan pembagian masker gratis yang dilakukan oleh TNI POLRI, kali ini masyarakat Sebatik pun kebagian merasakan serbuan vaksinasi TNI POLRI.

Bagaimana pelaksanaan vaksinasi Corona di Kepulauan Sebatik?? Buka halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2