Terkuak! Ini Dia Pabrik Produksi Oksigen 23 Ton/Hari

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 21 Agu 2021 12:00 WIB
Oksigen
Ilustrasi/Foto: Oksigen (Denny Pratama/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap asal-usul pabrik yang produksi oksigen 23 ton/hari. Erick Thohir mengatakan ada pabrik PT Petrokimia Gresik yang sudah lama berhenti beroperasi dialihfungsikan untuk memproduksi oksigen.

Di sisi lain, kebutuhan oksigen di tengah pandemi COVID-19 sangat tinggi. Kondisi itu pun membuat BUMN ikut turun tangan membantu memenuhi kebutuhan oksigen tersebut.

"Ada pabrik tua Petrokimia Gresik itu yang sudah berhenti 9 tahun memang coba dialihfungsikan, diubah. Pabrik oksigen ini besar sekali, 23 ton per hari," ujar Erick dalam acara Jurus Erick Thohir Hadapi Pandemi di CNN Indonesia, Jumat (20/8/2021).

Erick bilang, pabrik itu dulunya memproduksi likuid nitrogen. Kemudian dikonversi menjadi pabrik oksigen.

"Yang luar biasa, terima kasih kepada direksi Pupuk, mereka menemukan ada pabrik yang memang dulu untuk likuid nitrogen yang sudah tidak aktif ini bisa di-convert menjadi tadi pabrik oksigen," sambungnya.

Erick Thohir pun mengaku kaget. Sebab, kapasitas pabrik sebesar 23 ton relatif besar sekali.

Dia bilang, dalam sepekan pabrik itu bisa operasi secara penuh. Oksigen dari pabrik untuk memenuhi kebutuhan di seluruh Jawa.

"Dan kapasitasnya besar sekali saya juga terkaget-kaget 23 ton per hari. Ini sekarang masih 60% tapi dalam waktu seminggu bisa full 100%," terangnya.

(acd/hns)