Pabrik Gula RNI Diminta Ikut Diserahkan ke SugarCo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 20 Sep 2021 15:10 WIB
Tidak seperti kebanyakan museum pada umumnya, Karanganyar punya bekas pabrik gula yang disulap jadi museum. Sudah pernah ke sini?
Foto: Gema Bayu Samudra/d'traveler
Jakarta -

Anggota DPR Fraksi Golkar Nusron Wahid mengusulkan agar pabrik gula di bawah PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI digabung ke SugarCo. SugarCo merupakan holding pabrik gula di bawah holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN Group.

"Saya hanya ingin menyarankan sama Pak Ghani supaya ini konkret dan komprehensif soal restrukturisasi, industri gulanya, pabrik gulanya. Punya RNI itu sekalian dimasukkan dalam SugarCo.

Tentunya ini secara hukum memang belum di bawah badan hukum PTPN holding," katanya saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI, Senin (20/9/2021).

Nusron mengatakan, ada beberapa pabrik gula di bawah RNI. Di antaranya berlokasi di Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Kalau yang di Jogja, Madukismo punyanya Kraton Jogja tapi under management daripada RNI," katanya.

Dia mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar restrukturisasi pabrik gula dilakukan secara menyeluruh. Sehingga, semua pabrik gula BUMN di bawah SugarCo.

"Supaya kita satu pintu Pak, jangan sampai nanti kita sudah melakukan konsolidasi pabrik gula, di bawah SugarCo under manage PTPN holding, tapi nanti di dalam klaster BUMN lagi masih nyempil ada yang lain. Biar tuntas sekalian Pak. Sebagaimana dulu RNI dulu melepaskan Phapros di bawah konsolidasi PT Kimia Farma," terangnya.

Terkait hal tersebut, Direktur Utama Holding PTPN III Mohammad Abdul Ghani mengatakan, akan menyerahkannya ke Menteri BUMN.

"Kalau RNI mungkin nanti, lebih tepat bapak ke Menteri BUMN. Kami sih apa perintah Pak Menteri kita jalankan," jalankan.

(acd/eds)