Industri Otomotif RI Mulai Pulih, Siap Ngebut Lagi!

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 15 Feb 2022 11:59 WIB
Pabrik Toyota All New Sienta di Jepang di Indonesia memiliki kualitas yang sama.
Foto: M Luthfi Andika
Jakarta -

Industri otomotif Indonesia sempat terkena pukulan keras oleh pandemi virus Corona (COVID-19). Namun Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut sektor tersebut sudah pulih.

Agus menjelaskan industri otomotif nasional saat ini di Indonesia terdapat 21 perusahaan yang kapasitas produksinya 2,35 juta unit per tahun. Sektor industri ini mencatatkan pertumbuhan cukup signifikan sepanjang 2021.

"Industri alat angkutan, otomotif ini tumbuh luar biasa pada tahun 2021 mencapai pertumbuhan 2 digit, yaitu 17,82%," katanya dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/2/2022).

Dia menjelaskan utilisasi atau kapasitas produksi yang digunakan di sektor industri manufaktur, termasuk otomotif sebelum pandemi COVID-19 sekitar 65% sampai 70%, lalu anjlok ke 25-35% saat virus Corona merebak. Kini kondisinya mulai pulih.

"Ketika pandemi utilisasinya 25% sampai 35%, jadi betul-betul anjlok, dan hari ini Alhamdulillah sudah mulai kembali rebound utilisasinya sekitar 55% sampai 60%," jelasnya.

Investasi di industri otomotif juga meningkat drastis pada 2021 dibandingkan 2020. Dijelaskannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun kerap menekankan pentingnya peningkatan investasi.

"Nilai investasi di sektor otomotif pada 2021 tercatat Rp 22,5 triliun atau naik 220% dari nilai total investasi di 2020," tambah Agus.



Simak Video "Fourtwnty Tak Sabar Kembali Tampil di Depan Penonton"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/das)