Pabrik Detonator Pertama di RI Resmi Berdiri, Ini yang Bangun

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 13 Jun 2022 16:46 WIB
Jokowi resmikan pabrik elemented detonator pertama di Indonesia
Foto: Jokowi resmikan pabrik elemented detonator pertama di Indonesia (dok. istimewa)
Jakarta -

Pabrik pabrik bahan peledak elemented detonator pertama di Indonesia resmi berdiri. Pembangunan yang dikerjakan oleh PT Amarta Karya (Persero) ini sesuai target yang direncanakan yaitu pada Oktober 2021 dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 20 April 2022 lalu.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Amarta Karya, Nikolas Agung saat menghadiri acara Public Release Elemented Detonator milik PT Dahana (Persero) di Subang, Jawa Barat (13/06/2022).

Acara ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Holding Defend ID sekaligus peresmian Pabrik Elemented Detonator oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 20 April 2022.

"Terima kasih kepada PT Dahana (Persero) selaku owner telah mempercayakan pembangunan Pabrik Elemented Detonator pertama di Indonesia kepada kami Amarta Karya, ini merupakan karya nyata kami dimana dapat berkontribusi terhadap sektor pertahanan yaitu mewujudkan kemandirian bahan peledak dalam negeri," ungkap Nikolas dalam keterangannya, Senin (13/06/2022).

Nikolas Agung mengaku bahwa saat pembangunan pabrik sempat terkendala karena keterbatasan di tengah Pandemi Covid - 19. Namun perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi itu tetap berkomitmen tinggi untuk dapat menyelesaikan pembangunan pabrik Elemented Detonator ini dengan selamat, tepat watu dan mutu yang berkualitas.

"Kinerja yang keras dan kerja sama yang sangat baik antara Amarta Karya dengan Dahana menjadi kunci sukses atas selesainya pembangunan pabrik ini, dan tanpa adanya kecelakaan atau Zero Accident," jelas Nikolas.

Pihknya berharap, dengan kemandirian terhadap pabrik Elemented Detonator ini dapat meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sehingga dapat membatasi impor dan bergantung dari negara lain.

"Dengan beroperasinya pabrik Elemented Detonator ini menjadi momentum untuk meningkatkan kemandirian TKDN sehingga dapat membatasi impor dan ketergantungan terhadap negara lain. terutama pada sektor inititating device serta menguatkan sektor pertahanan dalam menjamin kualitas dan daya saing. Hal ini barang tentu dapat meningkatkan pemulihan ekonomi nasional," jelas Nikolas.

(fdl/fdl)