Cerita Bahlil Gaet Investasi Pabrik Pipa Belanda ke RI, Nyaris Ditikung Vietnam!

ADVERTISEMENT

Cerita Bahlil Gaet Investasi Pabrik Pipa Belanda ke RI, Nyaris Ditikung Vietnam!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 03 Okt 2022 17:05 WIB
Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Pipa Terbesar Asia Tenggara
Foto: Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Pipa Terbesar Asia Tenggara (Herdi Alif Al Hikam/detikcom)
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengungkapkan cerita di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda ke Indonesia. Katanya, realisasi investasi itu nyaris 'ditikung' Vietnam.

Wavin Group, pabrikan pipa asal Belanda hari ini melakukan groundbreaking pabriknya di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Menurut Bahlil, sebelum Wavin sudah dipepet pihaknya sejak tahun 2020.

Setidaknya pendekatan dengan Wavin sudah mulai dilakukan Bahlil dan pihaknya di September 2020. Investasi Wavin dikejar Bahlil karena bisa memberikan produk pipa untuk substitusi impor.

"Di 2020 waktu covid saya ditugaskan untuk keliling cari investasi. Kami ke Belanda di bulan September, kami pendekatan dengan Wavin. Karena 80% pak pipa ini kita impor, jadi ini bisa substitusi impor," ungkap Bahlil dalam peresmian groundbreaking pabrik pipa Wavin di Batang, Senin (3/10/2022).

Gayung bersambut, pendekatan Bahlil direspons Wavin. Sejak saat itu negosiasi dilakukan pihaknya dengan Wavin di Belanda.

Bahlil bercerita nyaris saja Wavin hampir kepincut untuk investasi ke Vietnam dan tidak jadi mendaratkan suntikan modalnya ke Indonesia. Namun, pada akhirnya setelah 'dirayu' sedemikian rupa, Wavin mau untuk investasi di tanah air.

"Dari September kita rayu mereka, tadinya mau ke negara lain pak salah satunya ke Vietnam tapi kita rayu sampai akhirnya mau groundbreaking di sini," sebut Bahlil.

(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT