Follow detikFinance
Senin 13 Nov 2017, 18:27 WIB

Beroperasi Juni 2018, Begini Progres Terkini Bandara Kertajati

Mukhlis Dinillah - detikFinance
Beroperasi Juni 2018, Begini Progres Terkini Bandara Kertajati Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Bandung - Pengoperasian Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati ditargetkan terealisasi pada Juni 2018. Progres pembangunan tiga paket pengerjaan sudah mencapai 67,5 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra saat media visit di BIJB Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Senin (13/11/2017). Virda mengatakan seluruh konstruksi bangunan diusahakan selesai Januari 2018.

"Kami targetkan soft launching itu April dan grand launchingnya itu bulan Juni. Kami harapkan sudah bisa melayani penerbangan domestik dan internasional," kata Virda kepada wartawan disela-sela kunjungan.


Ia menuturkan pembangunan BIJB Kertajati dibagi menjadi tiga paket pengerjaan. Paket pertama ini meliputi pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, parkir, ramp simpang susun.

"Keseluruhan paket satu sudah mencapai 98,7 persen. Sisa pengerjaannya kami selesaikan bulan ini," ungkap dia.

Dia menjelaskan pengerjaan paket dua yakni terminal penumpang mencapai 53,8 persen. Pengerjaan itu terdiri dari interior, atap utama, elektrikal dan plumbing, boarding lounge, bird eye view dan arsitektur kom ACP.


Ia mengatakan terminal penumpang seluas 96.000 meter persegi ini terdiri dari tiga lantai. Nantinya, sambung dia, lantai tiga dikhususkan untuk area publik dan lantai dua untuk penumpang.

Menurutnya kesulitan pengerjaan paket dua ini terdapat pada atap di lantai tiga. Sebab, sambung dia, atap dengan bentangan 96 meter itu dirancang unik menyerupai ekor burung merak sekaligus menjadi ikon BIJB.

"Bentuk (atap) meliuk itu mengambil filosofi burung merak dan menjadi ikon. Satu-satunyanya di Indonesia membentuk atap seperti ini, luasan dan metode seperti ini," jelas dia.


Virda menuturkan paket ketiga yaitu pembangunan gedung operasional BIJB Kertajati berupa incenerator, meteorologi, ground water tank, jalan kawasan, sub station dan perangkat keamanan kebakaran bandara

"Pembangunan tower navigasi penerbangan sudah 82 persen, BMKG 99 persen, penyambung air 95 persen dan penyambung listrik 96 persen ," kata Virda.

Tak kalah pentingnya kesiapan runway sebagai penunjang bandara, sudah mencapai 90 persen. Landasan pacu seluas 3.500 meter itu bisa didarati oleh pesawat berukuran besar seperti Boeing 747. (hns/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed