Follow detikFinance
Selasa 09 Jan 2018, 18:10 WIB

Luhut Rakor Pengadaan Kereta LRT Jabodebek, Ini Hasilnya

Trio Hamdani - detikFinance
Luhut Rakor Pengadaan Kereta LRT Jabodebek, Ini Hasilnya Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Koordinator Kemaritiman hari ini menggelar rapat koordinasi soal pengadaan rangkaian kereta atau rolling stock Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

Rapat dipimpin Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan dan dihadiri oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Pelaksana Tugas Dirut PT INKA, Mohamad Nur Sodiq, dan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno.

Sodiq menjelaskan hal-hal yang dibahas dalam rapat. Pada dasarnya, INKA sudah mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dalam proyek pembangunan LRT Jabodebek.


"Kita nanti yang pasti hari ini kan tadi urusannya kan INKA dipercaya untuk pengadaan rolling stock, nanti untuk LRT ini kan nanti kita yang mengerjakan," katanya usai rakor, Selasa (9/1/2018).

Hanya saja nantinya INKA tidak sendiri melainkan akan menggandeng partner untuk hal-hal yang tidak bisa dikerjakan sendiri oleh INKA.

"Ada beberapa hal yang memang kita belum bisa dan kita juga bicara long term (jangka panjang), bagaimana pengembangan industri ini kan gitu. Tetap kita tdak bisa sendiri harus kita nanti ada partner," tambahnya.


Tambah Tenaga Kerja

PT INKA siap menambah tenaga kerja untuk mengerjakan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

"Kalau katakanlah sekarang pegawai kita sekitar 5.000 ya, mungkin nambah lah sekitar 500 sampai 1.000 orang, pasti akan terserap untuk proyek ini," kata Sodiq.

Dia menjelaskan, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di proyek tersebut akan berkembang seiring kondisi di lapangan. Kemudian dia memastikan, dengan tenaga kerja yang saat ini dimiliki, pihaknya optimistis siap mengerjakan LRT Jabodebek.


"Kita lihat nanti, tergantung kondisi di lapangan seperti apa. Yang pasti jumlah pegawai INKA hari ini hampir 5.000 orang udah siap untuk mengerjakan LRT Jabodebek," tambahnya.

Sebelumnya, PT INKA telah melakukan perjanjian kredit sindikasi atau pinjaman ke sejumlah perbankan untuk proyek LRT Jabodebek dengan nilai Rp 4,05 triliun. Pinjaman tersebut digunakan untuk pengadaan sarana kereta LRT Jabodebek. Dia mengatakan dana pinjaman tersebut akan secepatanya dimanfaatkan dalam pengadaan 31 trainset LRT Jabodebek. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed