Untuk memastikan proses tersebut, Sekjen Kementrian Perhubungan, Sugihardjo meninjau lokasi proyek. Ia dan rombongan berkeliling di lantai 1 dan 2.
Sugihardjo mengatakan proses verifikasi bandara ditargetkan bisa dimulai pada bulan Mei 2018 mendatang. Verifikasi diperlukan sebelum ada keputusan bandara boleh dioperasionalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya |
Meski demikian Sugihardjo mengapresiasi proses pembangunan bandara yang targetnya dipercepat. Jika mengikuti rencana awal, bandara baru bisa dioperasionalkan akhir 2018.
Sementara itu Wendo Asrul Rose selaku Direktur Operasional Angkasa Pura 1 menjelaskan paket 1 yang meliputi jalan akses, kemudian paket 2 yang meliputi taxiway, apron, dan parking stand sudah rampung 100%.
"Paket 3 terminal penumpang 63%. Paket 4 bangunan penunjang 10%," jelas Wendo.
Terminal penumpang yang rencananya akan dioperasionalkan sebelum Lebaran, lanjut Wendo, nantinya belum akan rampung 100% namun tetap memenuhi syarat.
"Terminal penumpang akan coba seleaikan bulan Mei. Akan ada kegiatan verifikasi, jadi tidak tunggu 100%, bisa operasikan parsial," jelasnya.
Untuk diketahui, pembangunan bandara baru dengan nilai Rp 2,075 triliun itu akan mampu menampung 6 juta penumpang setiap tahun. Jumlah tersebut 9 kali lebih besar daripada terminal bandara yang sudah ada sekarang.
Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya |












































Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya
Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya