Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Apr 2018 17:26 WIB

Bangun Banyak Infrastruktur Jalan, RI Mau Jadi Negara Maju

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Pool
Jakarta - Pemerintah telah menetapkan sebanyak 245 proyek strategis nasional (PSN) dan 2 program tambahan. Mayoritas adalah infrastruktur jalan sebanyak 74 proyek. Lantas seberapa penting pembangunan jalan ini?

Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo mengatakan, salah satu strategi meningkatkan kemajuan negara harus didukung ketersediaan infrastruktur jalannya.

"Kita tahu kita harus yakin pembangunan infrastruktur akan bermanfaat bagi masyarakat. Kalau anda lihat bandingkan saja Amerika waktu bangun jalan, itu dilakukan terlebih dulu, itu mengangkat Amerika jadi negara maju. Korea Selatan juga bangun jalan dulu," katanya dalam acara Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kementerian Komunikasi Dan Informatika, Jakarta, Jumat (27/4/2018).



Selain itu banyaknya infrastruktur jalan yang masuk ke dalam PSN karena masih banyak proyek jalan yang belum selesai sejak lama. Kata dia proyek jalan Trans Jawa sudah dicanangkan sejak lama tapi belum juga selesai.

"Dan juga kita mau selesaikan proyek jalan Trans Jawa itu kan dari sebelum krisis 98 sudah ada, itu mau kita selesaikan. Makanya kenapa banyak jalan" jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah memutuskan mencoret 14 proyek dari dari daftar PSN.

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo membeberkan alasan sebenarnya 14 proyek yang dikeluarkan bukan saja tidak sesuai kriteria yang ditetapkan dan tidak bisa dimulai pada kuartal III-2018, melainkan ada alasan lebih spesifiknya.

"14 proyek yang statusnya dilepas, salah satunya jalan Tol Waru (Aloha)-Wonokromo-Tanjung Perak karena keinginan Pemda yang belum bangun, sehingga RTRW belum disesuaikan dan tidak mungkin dilakukan pembangunan pada kuartal III-2019," kata Wahyu.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com