Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Mei 2018 16:45 WIB

Kementerian PUPR Beli Lagi 10 Ekskavator Pindad Tahun Ini

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2016-2017 telah melakukan pengadaan 58 unit ekskavator produksi PT Pindad (Persero) yang dikenal sebagai BUMN produsen peralatan pertahanan dan keamanan. Penggunaan sumber daya dalam negeri seperti produk, sumber daya manusia dan teknologi diutamakan dalam pembangunan infrastruktur.

Penggunaan produk dalam negeri sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam rangka memperkuat industri nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor.

Pembelian Excava Pindad oleh Kementerian PUPR merupakan implementasi nota kesepahaman yang ditandatangani antara Kementerian PUPR dan Pindad pada 10 September 2015 lalu, bersamaan dengan peluncuran produk ekskavator Pindad Excava 200 yang dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Ini adalah komitmen Pemerintah memaksimalkan sumber daya dalam negeri, salah satunya penggunaan ekskavator produksi PT. Pindad," kata Basuki dalam keterangan resmi seperti dikutip Kamis (10/5/2018).


Sebanyak 20 ekskavator Pindad senilai Rp 34,4 miliar dibeli Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tahun 2017 dan telah dihibahkan kepada kabupaten/kota untuk mendukung operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah. Tahun 2018 ini, akan kembali dilakukan pembelian sebanyak 10 unit ekskavator Pindad.

Kabupaten yang menerima yakni Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Morotai, Poso, Bantaeng, Lembata, Sumbawa Barat, Sukamara, Balangan, Sleman, Tasikmalaya, Sampang, Muara Enim, Bogor, Magetan, Ngawi, Gunung Kidul, Sleman. Untuk kota yakni Kota Banda Aceh, Surabaya, dan Makassar.

Adapun di Ditjen Bina Marga dilakukan pembelian sebanyak 22 unit pada tahun 2017 dan 16 unit pada tahun 2016. Alat berat tersebut digunakan untuk pemeliharaan jalan salah satunya di Kabupaten Wonogiri dan Banjarnegara, Jawa Tengah.


Sebelumnya Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengapresiasi dukungan dan kepercayaan Kementerian PUPR menggunakan produk alat berat buatan dalam negeri.

"Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Kementerian PUPR yang secara bertahap membeli Pindad Excava 200 di tengah banyaknya produk sejenis dari luar negeri. Kami yakin kualitas ekskavator kami sangat baik, dapat diandalkan dan tidak kalah dengan produk buatan negara lain," kata Abraham. (eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed