Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Jun 2018 15:17 WIB

Sandiaga: Jakarta Loop Line Masih Tunggu Proposal

Indra Komara - detikFinance
Foto: Muhammad Fida/detikcom Foto: Muhammad Fida/detikcom
FOKUS BERITA Jakarta Loop Line
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah bertemu pemrakarsa pembangunan Jakarta elevated loop line (lintasan kereta layang). Katanya, progres Jakarta Loop Line masih menunggu proposal.

"Kita masih tunggu pemrakarsanya untuk memasukkan proposalnya. Kemarin dua minggu lalu kita sudah ada pembicaraan awal dan rencana bulan Juni ini mereka akan memasukan proposal awal," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Sandi mengatakan, pembangunan Jakarta Loop Line akan dilakujan secara maksimal. Dia memperkirakan, pembangunan proyek tersebut memakan waktu paling lama 3 tahun.

"Mungkin akan butuh waktu dua sampai tiga tahun. Tapi prosesnya akan dikebut karena ini KPBU. PPP (public private partnership)," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan pembangunan Jakarta elevated loop line (lintasan kereta layang) akan mulai dibangun pada 2019. Pembangunan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2020.

"Fisik kami targetkan 2019 sudah ada. Selesai 2020 akhir," kata Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (18/5).


Bambang mengatakan perlintasan sebidang sering menyebabkan kemacetan. Pihaknya bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk segera mewujudkan lintasan tersebut.

"Kita angkat semua tidak ada perlintasan sebidang. Ini lagi dikerjakan semua yang di Jakarta saja," sebutnya.

Bambang menuturkan pembangunan tidak menggunakan APBN. Skema yang akan digunakan adalah kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Kita tidak menggunakan APBN, tapi kita menggunakan KPBU," ucapnya.

(idn/ang)
FOKUS BERITA Jakarta Loop Line
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed