Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Sep 2018 14:22 WIB

Angkut Hasil Bumi, Kwik Pernah Jadi Andalan di Rute Bandung-Ciwidey

Wisma Putra - detikFinance
Foto: Wisma Putra/detikcom
Bandung - Kereta Api Bandung-Ciwidey digunakan warga Jawa Barat (Jabar) sebagai sarana transportasi utama pada zamannya. Kereta api yang dinamai Kwik oleh warga itu digunakan sebagai alat transportasi bagi warga Ciwidey yang hendak berpergian ke Kota Bandung. Selain itu, kereta api tersebut juga digunakan untuk mengangkut hasil alam yang ada di Ciwidey.

"Upami fungsina mah kangge ngangkut penumpang, tapi sesering na mah ngangkut hasil tani di Ciwidey ka Bandung. (Kalau fungsinya untuk mengangkut penumpang, tapi seringnya mengangkut hasil pertanian di Ciwidey ke Bandung)," kata Yaya (72) salah satu warga Kampung Babakan Sasak, Desa Sukajadi, Kecamatan Soreang, Selasa (18/9/2018).


Menurut Yaya kehadiran Kwik saat itu sangat penting karena merupakan kendaraan umum satu-satunya yang digunakan warga.

"Atuh kapungkurmah mobil motor teuacan seuur, lamun aya ge mahal, janten ngandelkeun kereta api angkat-angkatan teh. (Dulu mobil motor belum banyak, kalau ada juga mahal, jadi mengandalkan kereta api buat berpergian)," ujar Yaya.


Apalagi waktu itu akses Jalan Raya Bandung-Ciwidey juga belum sebagus seperti sekarang. Jadi hanya kereta api menjadi pilihan warga untuk berpergian.

Selain digunakan warga untuk mengangkut sayur-sayuran, kereta api itu juga digunakan untuk mengangkut kayu bakar. Amid menambahkan, kehadiran kereta api tersebut sangat membantu sekali warga, selain alat transportasi satu-satunya, ongkosnya pun murah.


"Kapungkur abah sok nyandak suluh di Ciwidey ka Bandung, satengah gerbong nyandak nya teh. (Dulu abah auka bawa kayu bakae dari Ciwidey ke Bandung, setengah gerbong bawanya)," kata warga lainnya Amid.

"Mirah ongkosna kapungkur mah, dibanding naek mobil. (Kalau dulu murah ongkosnya, dibandingkan naik mobil)," Sambung Amid.


(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com