Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Sep 2018 15:39 WIB

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut Dimulai Desember 2018

Hakim Ghani - detikFinance
Foto: Wisma Putra/detikcom Foto: Wisma Putra/detikcom
Garut - Proses reaktivasi jalur Cibatu-Garut-Cikajang akan berjalan dua tahap. Mulai Desember 2018, PT KAI akan segera melakukan penertiban bangunan di kawasan jalur kereta api di Kabupaten Garut.

"Targetnya lebih cepat, Desember ini sudah kita tertibkan," ujar Kepala Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung PT KAI Saridal kepada wartawan saat meninjau Stasiun Garut di Kampung Mawar, Pakuwon, Garut Kota, Rabu (19/09/2018).

Seperti diketahui, empat jalur kereta api di Jawa Barat akan direaktivasi. Jalur-jalur itu adalah Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Cibatu-Garut-Cikajang, Cikudapateuh-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari.


Saridal mengatakan jalur Cibatu-Garut-Cikajang, proses reaktivasi akan berlangsung dua tahap. Pertama, jalur Cibatu-Garut yang ditargetkan mulai beroperasi tahun 2019.

"Cibatu-Garut dulu, Cikajang tahap selanjutnya. Ada tiga stasiun (di Jalur Cibatu-Garut), yaitu Cibatu, Garut dan Wanaraja," katanya.


Saat ini PT KAI masih melakukan tahapan mapping. Ia menyebut sekitar seribuan rumah yang akan terdampak reaktivasi jalur kereta api.

Sementara itu ditemui secara terpisah, Kadishub Garut Suherman menyatakan menyambut baik reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut-Cikajang. "Itu merupakan solusi untuk mengurai macet," katanya.



Saksikan juga video 'Banjir Cirebon-Brebes Hantam Tol dan Jalur KA':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com