Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 19 Sep 2018 16:38 WIB

Jalur KA Cibatu-Garut Direaktivasi, 1.500 Rumah Warga Ditertibkan

Hakim Ghani - detikFinance
Foto: Wisma Putra/detikcom Foto: Wisma Putra/detikcom
Garut - Empat jalur kereta api di Jawa Barat akan direaktivasi. Salah satunya adalah jalur Cibatu-Garut-Cikajang yang terletak di Kabupaten Garut. Ribuan rumah warga akan terdampak akibat reaktivasi itu.

"Sekitar 1.500 rumah yang terdampak," ujar Kepala Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung PT KAI Saridal kepada wartawan saat meninjau Stasiun Garut di Kampung Mawar, Pakuwon, Garut Kota, Rabu (19/09/2018).

Rumah-rumah tersebut terbentang sepanjang 47 kilometer dari Kecamatan Cibatu hingga Cikajang. Saridal mengatakan, tidak ada biaya ganti rugi, namun rencananya PT KAI akan memberikan uang untuk penertiban.


"Kalau ganti rugi gak ada. Kita berikan uang untuk penertiban sebesar Rp 250 ribu per meter persegi. Itu untuk bangunan permanen. Sesuai aturan dari pemerintah seperti itu," katanya.

Proses reaktivasi jalur kereta api di Kabupaten Garut sendiri tengah dimulai. Saat ini petugas berwenang tengah melaksanakan proses pemetaan. Pada Desember mendatang, bangunan-bangunan di sepanjang jalur kereta api akan mulai ditertibkan.

"Targetnya lebih cepat, Desember ini sudah kita tertibkan. 2019 kereta api sudah bisa jalan," ungkap Saridal.


Seperti diketahui, pemerintah akan mereaktivasi empat jalur kereta api di Jawa Barat. Empat jalur tersebut antara lain Banjar-Cijulang-Pangandaran-Parigi, Garut-Cikajang, Cikudapateuh-Banjaran-Ciwidey, dan Rancaekek-Tanjungsari. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed