Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 14 Des 2018 14:07 WIB

Jutaan Penumpang Ditargetkan Naik Kereta Kencang JKT-SBY

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi kereta cepat di Jepang. Foto: Eduardo Hasian Simorangkir Ilustrasi kereta cepat di Jepang. Foto: Eduardo Hasian Simorangkir
Jakarta - Proyek kereta kencang Jakarta-Surabaya hingga kini masih dalam tahap pengkajian di Jepang. Diperkirakan jutaan permintaan perjalanan dapat diangkut dengan kereta kencang ini nantinya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikFinance, Jumat (14/12/2018) menurut data dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) permintaan perjalanan pesawat udara rute Jakarta-Surabaya saja telah bertumbuh sebanyak 4,37%, dari yang awalnya hanya 4.936.734 permintaan pada tahun 2012 menjadi 6.114.404 permintaan pada tahun 2017.

Selanjutnya, data dari BPPT juga menunjukkan angka permintaan perjalanan dengan Kereta Api Eksekutif dari Jakarta-Surabaya juga meningkat, dari awalnya sebesar 1.071.851 permintaan pada tahun 2014 naik menjadi 1.250.042 permintaan pada 2017.

Diramalkan tahun 2025 jumlah permintaan perjalanan pesawat udara Jakarta-Surabaya akan meningkat kembali hingga menyentuh angka 9.214.273 permintaan. Begitu juga permintaan perjalanan Kereta Api Eksekutif Jakarta-Surabaya juga akan meningkat menjadi 1.883.786 permintaan.


Dari data tersebut dapat disimpulkan ada jutaan permintaan perjalanan transportasi masyarakat dari Jakarta ke Surabaya ataupun sebaliknya. Hadirnya kereta kencang ini dapat memberikan pilihan moda transportasi yang cepat bagi masyarakat.

Dari data tersebut, dapat dilihat permintaan perjalanan transportasi dari Jakarta ke Surabaya meningkat tajam. Trek baru sepanjang 717,4 Km ini, rencananya dapat meningkatkan kecepatan kereta Jakarta Surabaya.

Dengan kecepatan yang meningkat hingga 160 km/jam, dari Jakarta ke Surabaya hanya menempuh waktu 5 jam 35 menit. Dalam sehari kereta kencang ini dapat menempuh maksimal 8 kali perjalanan bolak-balik.




Tonton juga 'Kapsul Berkecepatan 1.220 km/jam Siap Meluncur 2019':

[Gambas:Video 20detik]


(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com