Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 25 Feb 2019 15:59 WIB

Soal Motor Masuk Tol, Kepala BPJT: Risiko Kecelakaan Besar

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Istimewa/Jasamarga Bali Tol Foto: Istimewa/Jasamarga Bali Tol
Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengaku tengah mengkaji usulan tentang sepeda motor masuk tol. Salah satu hal yang menjadi pertimbangan adalah kecelakaan.

Kepala BPJT Danang Parikesit mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan telaah terkait usulan motor masuk tol. Sebab secara peraturan memang motor bisa saja diperbolehkan masuk tol.

"Kalau kita lihat peraturan perundangannya kita sudah lihat ada lajur sepeda motor yang menggunakan sistem jalan tol," ujarnya di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (25/2/2019).



Namun dia menegaskan bahwa motor bisa saja masuk tol asalkan menggunakan lajur khusus. Sehingga tidak tercampur dengan kendaraan roda 4 atau lebih.

"Ini secara regulasi yang sedang kita kaji lebih lanjut mengenai implementasi dari regulasi ini lebih luas," tambahnya.

Hal kedua yang disampaikan Danang adalah dari sisi teorinya. Sepeda motor sendiri menurutnya 70% yang menyebabkan kecelakaan di jalan.

"Sepeda motor punya exposure resiko yang besar terhadap kecelakaan dan fatalitas. Kedua kejadian kecelakaan sepeda motor cukup banyak terjadi yang dinamakan mix traffic ini realitanya," ujarnya.

Dua fakta terkait kecelakaan sepeda motor itulah yang menjadi bahan pertimbangan utama bagi BPJT untuk menelaah usulan tersebut. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesimpulan yang diambil oleh BPJT.

(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com