Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 25 Mar 2019 23:08 WIB

Rest Area Mau Dilengkapi Terminal Bus, Menteri PUPR: Tidak Bisa

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan agar rest area di tol Trans Jawa dilengkapi terminal bus. Itu untuk memfasilitasi bus khusus trayek tol Trans Jawa yang sedang disiapkan Kemenhub.

Namun Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai hal itu tidak memungkinkan. Secara tegas dia mengatakan rest area tidak bisa difungsikan sebagai terminal bus.

"Saya kira selain teknis kita lihat juga aturannya ya, ini namanya tol. Tol itu apa? Jalan bebas hambatan. Bisa saja kalau kita desain kan agak ke dalam, lebih masuk lagi kan bisa saja ya, tapi tidak bisa rest area jadi terminal," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2019).


Basuki juga mengatakan usulan tersebut belum didiskusikan. Menurutnya jika tol Trans Jawa mau disediakan terminal bus, itu bukan di rest area yang sudah ada, melainkan dibangun tersendiri dengan desain yang matang.

"Jadi harusnya didesain benar. (Terminal harus dibangun baru) iya," ujarnya.

Namun, bila rest area difungsikan sebagai terminal untuk sementara, misalnya saat Lebaran, menurut Basuki itu memungkinkan.


"Kalau sementara mungkin ya (bisa), tapi kalau untuk permanen terminal ya harus didesain yang baik kan, harus didesain yang benar, keamanan lalu lintasnya itu kan yang harus macam-macam. Tapi kalau hanya untuk temporary saja kan bisa saja kalau hanya untuk Lebaran," tambahnya.


Rest Area Mau Dilengkapi Terminal Bus, Menteri PUPR: Tidak Bisa
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed