Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 18 Jun 2019 22:45 WIB

Laporan dari Timor Leste

Usai Bangun Bandara Timor Leste, BUMN RI Incar Proyek di Afrika

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Timor Leste - Setelah membangun Bandara Internasional Oe-Cusse di Timor Leste, perusahaan pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika akan fokus mengincar pasar Afrika. Meski belum rinci, ada pertimbangan manajemen mengincar pasar tersebut.

Direktur Utama Wika Tumiyana menjelaskan, perusahaan fokus dengan Afrika karena memiliki kemiripan dengan Indonesia.

"Kita konsentrasi di Afrika, kita kalau masuk negara itu minimal sama dengan kita, kedua di bawah kita sedikit sehingga masih gampang enter-nya," katanya di Bandara Internasional Oe-Cusse, Timor Leste, Selasa (18/6/2019).


Perusahaan tak mengincar pasar seperti Taiwan karena menimbang aspek ketenagakerjaan.

"Kalau Taiwan, kebetulan tenaga kerja mulai susut sehingga Wijaya Karya ikut partisipasi di sana, karena skill labor mulai turun. Karena pertumbuhan penduduk lambat, skill labor mulai nggak ada," ujarnya.

Lebih lanjut, Wijaya Karya sendiri baru saja menyelesaikan Bandara Internasional Oe-Cusse. Bandara ini merupakan bandara terbesar di Timor Leste dengan panjang runway 2.200 meter dan kapasitas penumpang 500 ribu per tahun.

"Portofolio Wijaya Karya untuk bandara ini terbesar di Timor Leste. Kalau lihat kapasitinya, panjang runway 2.200 meter. Kapasiti terminal di 500 ribu per tahun, didasari desain populasi di Timor Leste adalah 1,3 juta sehingga terminal masih dimungkinkan untuk di-extend sampai kapasitas sesuai dengan keperluannya," paparnya.


Selain bandara, Wika juga memiliki proyek lain di Timor Leste seperti Jambatan Komoro, PLTD Hera, Akses Jalan Strategis Batugade-Maliana.

Sementara, Direktur Operasi III Wika Destiawan Soewardjono mengatakan, perusahaan memiliki sejumlah proyek di luar negeri di antaranya, terlibat dalam proyek MRT dan jembatan bentang panjang di Taiwan, jembatan dan gedung di Serawak, istana presiden di Niger, kereta api di Myanmar.

"Di Timor Leste jalan dan jembatan yang masih berlangsung," tambahnya.


Usai Bangun Bandara Timor Leste, BUMN RI Incar Proyek di Afrika
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com