HK Alokasikan 73,5% Capex 2019 Buat Bangun Tol Trans Sumatera

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Minggu, 01 Sep 2019 11:07 WIB
Foto: Istimewa/Hutama Karya
Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) atau HK ditugaskan pemerintah untuk menggarap proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). HK terus fokus menggeber pengerjaan proyek yang memiliki 11 ruas prioritas tersebut. Merujuk data PT Hutama Karya yang dikutip detikFinance, dari total capex HK yang dialokasikan di tahun 2019 sebesar Rp 25,583 triliun yakni kurang lebih 73.50% (Rp 18,804 triliun) akan dialokasikan untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

Hingga Semester I 2019, Hutama Karya telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp 6,054 triliun atau sebesar 23.67% dari total belanja modal yang dialokasikan di tahun 2019 yang ditujukan untuk kegiatan investasi HK pada tol Trans Sumatera sebesar Rp 5,004 triliun.

Sementara sisanya sebesar Rp 1,050 triliun merupakan investasi non JTTS. Kendati tengah melakukan ekspansi besar-besaran untuk pengerjaan proyek tol Trans Sumatera, HK masih mampu menorehkan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun di semester I-2019. Selain meningkat dua kali lipat dari target laba bersih 2018 yakni sebesar 50,17%, angka ini juga naik 79,81% dibandingkan periode yang sama di 2018 sebesar Rp 614 miliar.



Hingga Agustus 2019, ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar sudah beroperasi penuh sepanjang 140 km. Ruas ini telah diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Maret lalu. Sedangkan ruas selanjutnya yang akan segera beroperasi adalah Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, panjangnya 185 km. Adapun, sepanjang 33 km dari ruas tersebut yaitu berada di Kayu Agung-Betung yang tersambung hingga Palembang, konsesinya dimiliki pihak lain.

Untuk Sumatera bagian utara yaitu ruas Medan-Binjai, Hutama Karya sudah menyelesaikan pembangunan seksi II dan III sepanjang 11 km. Sementara seksi I progres konstruksinya telah mencapai 91%.

"Dengan demikian, selama 4,5 tahun terakhir ini Hutama Karya telah menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang ±470 km," ungkap Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo beberapa waktu lalu.


(prf/hns)

Tag Terpopuler