Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 24 Sep 2019 17:57 WIB

Hutama Karya Garap Proyek Bendungan Meninting di Lombok

Adinda Purnama Rachmani - detikFinance
Foto: Dok. Hutama Karya Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) (HK) bekerja sama dengan PT Bahagia Bangun Nusa resmi menggarap proyek pembangunan Bendungan Meninting di Kecamatan Gunungsari Lombok Barat. Peresmian ini disimbolkan dengan peletakan batu pertama.

General Manager Departemen Konstruksi II Hutama Karya Andung Damar Sasongko mengatakan proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang akan dikebut pekerjaannya.

"Setelah dilakukan proses groundbreaking ini, HK bersama dengan Bangun Nusa akan segera bergerak untuk melakukan proses pekerjaan. Harapannya salah satu mega proyek ini dapat selesai tepat waktu sesuai dengan yang direncanakan yaitu maksimal pada tahun 2022 mendatang," ucap Andung, dalam keterangan tertulis, Selasa (24/9/2019).


Pembangunan Bendungan Meninting akan menelan total anggaran sebesar Rp 1,4 triliun yang seluruhnya bersumber dari APBN. HK dan PT Bahagia Bangun Nusa akan bertindak sebagai kontraktor Paket 1 dengan nilai kontrak sebesar total Rp 875 miliar.

"Dalam proyek pembangunan Bendungan Meninting ini, porsi KSO HK cukup dominan yaitu 80 persen dari total kontrak. Di sini, HK bersama dengan Bangun nusa akan bertanggung jawab dalam beberapa lingkup konstruksi. Pertama pembangunan Kofferdam Utama (main cofferdam), yang meliputi dewatering, pekerjaan galian dan pekerjaan timbunan. Lalu dilanjutkan dengan ekspansi Bendungan Utama (Main Dam) yang mencakup dewatering, pekerjaan galian, timbunan, drilling dan grouting, jalan puncak bendungan hingga clearing genangan," tambah Andung.

Bendungan ini diperkirakan selesai tahun 2022 akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Bendungan ini mampu menampung debit air dengan kapasitas 8 juta kubik, yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai air irigasi dan air baku.

Selain itu, keberadaan Bendungan Meninting juga akan dikembangkan menjadi salah satu destinasi pariwisata, yang akan menjadi nilai tambah untuk mendukung ekonomi masyarakat. Selain itu, lokasi bendungan berada cukup tinggi, tepatnya pada ketinggian puncak bendungan utama 202 meter dari permukaan air laut.


"Artinya Bendungan Meninting nantinya memiliki genangan cukup dalam, sehingga akan dapat mengalirkan air hingga ke Lombok Selatan. Mega proyek strategis ini juga diperkirakan mampu menjadi sumber irigasi yang akan mengairi ribuan hektar lahan pertanian di Lombok Barat dan sebagian Lombok Tengah. Selain itu juga akan menjadi sumber air baku untuk konsumsi air bersih dan air minum rumah tangga. Dapat berguna untuk menampung air di musim hujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau serta dapat memberi solusi mengantisipasi kekeringan khususnya di Lombok Barat," tutup Andung.

Acara peletakan batu pertama yang dilakukan Kamis (19/9/2019) ini turut dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah, dan disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Hari Suprayogi, Kepala Pusat Bendungan Ditjen Sumber Daya Air Ni Made Sumiarsih. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com