Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Nov 2019 15:56 WIB

Holding Infrastruktur Terancam Batal, BUMN: Takutnya UKM Teriak

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga/Ardan Adhi Candra - detikcom
Jakarta - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) infrastruktur terdiri dari BUMN karya kecil kemungkinan terealisasi. Ada sejumlah tantangan untuk merealisasikan holding tersebut.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, saat ini pemerintah tengah mencari cara untuk mengembangkan perusahaan pelat merah ini.

"Ya ini kan saya bilang kemungkinan kecil, kita cari cara yang terbaik apa untuk kekaryaan ini," katanya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).


Dia mengatakan, holding ini mensinergikan BUMN yang sejenis. Ada kekhawatiran nantinya BUMN akan mendominasi.

Imbasnya, kata dia, akan menekan usaha kecil menengah (UKM).

"Takutnya banyak seperti itu, nanti malah UKM-UKM malah makin teriak," ujarnya.


Padahal, lanjutnya, BUMN harus memiliki peran dalam pembangunan.

"BUMN kan trigger pembangunan juga, bukan mematikan bisnis-bisnis rakyat," ungkapnya.

Simak Video "BUMN Berniat Gabungkan Holding Rumah Sakit Plat Merah"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com