Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 01 Feb 2020 06:00 WIB

Basuki Tegur Kepala BPJT Gegara Tarif Tol Naik, Kok Bisa?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Foto: Andhika/detikcom
Jakarta -

Sejumlah ruas jalan tol mengalami penyesuaian tarif secara serentak per 31 Januari kemarin. Ruas tersebut adalah Tol Cawang-Tomang-Pluit, Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Jembatan Tiga-Pluit, Tol Ujung Pandang tahap I, Tol Gempol-Pandaan tahap I, Tol Bali-Mandara, dan Tol Pondok Aren-Serpong.

Gara-gara kenaikan tarif tol tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegur Kepala BPJT Danang Parikesit. Teguran itu disampaikan lewat sambungan telepon kemarin siang.

Awalnya, Basuki ditanya oleh wartawan mengenai kenaikan tarif enam ruas tol hari ini. Basuki lantas mengatakan bahwa kenaikan tarif dilakukan setelah adanya sosialisasi selama dua minggu sejak SK Menteri PUPR diteken.

Namun ternyata, Basuki baru menandatangani SK kenaikan tarif tersebut pada 23 Januari 2020 kemarin. Artinya, baru seminggu SK diteken, kenaikan tarif sudah dilakukan pada 31 Januari ini.

"Nggak boleh dong (baru 1 minggu), bukan nggak boleh. Nanti saya cek dulu," kata Basuki.

Guna memastikan hal tersebut, Basuki kemudian langsung menghubungi Kepala BPJT Danang Prikesit di tempat. Basuki menanyakan mengenai informasi tersebut.

"Asalamuailakum, Bos ini saya ditanya teman-teman wartawan. Katanya sosialisasi kenaikan tarif tol itu nggak 2 minggu?" tanya Basuki ke Danang.

"Hmm harus 2 minggu dong. 23? Saya tanda tangan itu. Ya, oke. Jangan mendadak itu. Belum berlaku kan? Nanti malam kan? Kan tanggal 1. Coba dilihat lagi ya," kata Basuki mengakhiri percakapannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com