Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 03 Feb 2020 18:17 WIB

Usai Longsor, 121 Akses di Sukajaya Bogor Sudah Bisa Dilewati

Soraya Novika - detikFinance
Sejumlah alat berat digunakan untuk membuka akses jalan longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki jalur dan membuka akses untuk desa-desa di Sukajaya, Kabupaten Bogor yang terisolasi akibat bencana tanah longsor yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc. Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Bogor -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah berhasil membuka sebanyak 121 titik longsor di 12 akses jalan yang sempat terisolir akibat bencana banjir bandang dan longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Kita sudah berhasil buka akses di lokasi barat jalan sepanjang 35,96 kilometer (Km) atau sekitar 121 titik longsor di 12 akses jalan," ujar Kepala Seksi Preservasi dan Peralatan Jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR Nunu nugraha ditemui di Bogor, Senin (3/1/2020).

Dengan demikian, maka nyaris seluruh titik yang terisolir akibat longsor di wilayah tersebut kini sudah dapat dilewati.

"Untuk Jalur I Harkat Jaya-Kiara Pandak-Kiara Sari-Pasir Madang-Cisarua Alhamdulillah sejak tanggal 12 Januari seluruhnya sudah terbuka," katanya.

Adapun seluruh akses jalan yang sudah berhasil dibuka adalah ruas jalan Desa Sukamulih-Desa Pasir Madang (2,3 km) sebanyak 9 titik longsor, Desa Pasir Madang-Desa Cileuksa (5,3 km) sebanyak 20 titik longsor, Desa Pasir Madang-Kampung Cibarani (3 km) sebanyak 22 titik longsor, Kampung Cileuksa Utara-Kampung Cileuksa Hilir (3,5 km) sebanyak 8 titik longsor.

Kemudian Desa Harkatjaya-Desa Kiarapandak (2,36 km) sebanyak 16 titik longsor, Desa Kiarapandak-Desa Kiarasari (9,89 km) sebanyak 11 titik longsor, Kampung Parigi-Kampung Banar (1,16 km) sebanyak 8 titik longsor, Kampung Pasir Walang-Desa Pasir Madang (5,1 km) sebanyak 10 titik longsor, Kampung Babakan Ciberani-Desa Cisarua (2,15 km) sebanyak 9 titik longsor, Kampung Babakan Ciberani-Kampung Cibarani (1 km) sebanyak 7 titik longsor, dan Kampung Pasir Walang-Kampung Nyomplong (0,2 km) sebanyak 1 titik longsor.

Tinggal, dua jembatan penghubung Kampung Cileuksa Utara - Kampung Cileuksa Hilir yang masih dalam proses perbaikan.

Mempercepat proses pemulihan tersebut, sejak kejadian hingga masa tanggap darurat berakhir pada 30 Januari 2020 lalu, tercatat Kementerian PUPR telah menurunkan 17 kendaraan alat berat terdiri dari beberapa unit excavator dan 1 unit buldozer.



Simak Video "Tebing Setinggi 30 Meter Longsor Tutup Akses Jalan di Tulungagung"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com