Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 06 Feb 2020 18:48 WIB

Desain Tol Yogya-Solo di Monjali Final, Ini Hasilnya

Jauh Hari Wawan - detikFinance
Monumen Yogya Kembali ke proyek tol Yogya-Solo Monumen Yogya Kembali/Foto: Jauh Hari Wawan/detikcom
Sleman -

Pembahasan desain jalan tol Yogyakarta-Solo yang melintas di kawasan Monjali disebut sudah final. Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) tinggal meninjau sekali lagi di kawasan Monjali.

"Pembahasan desain (tol) Monjali sudah final. Hari ini saya tinggal mengecek sekali lagi di Monjali untuk memastikan," ujar PPK Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Yogya-Solo dan Yogya-Bawen, Wijayanto seusai sosialisasi pengadaan tanah untuk jalan tol di Balai Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Rabu (6/2/2020).

Desain trase tol di kawasan Monjali diubah menjadi at grade. Bukan elevated atau melayang. Panjang untuk jalan at grade diperkirakan sekitar 1,5 kilometer - 1,8 kilometer. "Panjang at grade sekitar 1,5-1,8 kilometer. Kemungkinan dari titik simpang empat itu ke timur sekitar 750 meter dan ke barat 750 meter," jelasnya

Saat ditanya terkait detail desain trase tol yang sudah final, Wijayanto enggan membeberkan. Dia meminta untuk menunggu keterangan resmi yang akan disampaikan oleh Kementerian PUPR. "Gambarannya seperti itu, tapi teknisnya nanti biar PUPR yang menyampaikan secara resmi," lanjutnya.

Diubahnya desain dari elevated ke at grade membuat lahan yang dibutuhkan semakin banyak. Selain itu biaya yang dibutuhkan juga bertambah.

"Jelas, luasan lahannya bertambah dan kalau at grade itu lebih mahal," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Jalan Tol Bawen-Yogya-Solo di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali) dibangun at grade, bukan elevated. Hal itu agar keberadaan tol tidak merusak garis atau sumbu imajiner DIY.

"Saya (yang mengusulkan dibangun at grade di kawasan Monjali). Ya kalau (pemerintah pusat) mau, kalau nggak ya (proyek pembangunan tol) nggak jadi," kata Sultan HB X kepada wartawan di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis (19/12/2019).
Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu menyebut usulannya telah disetujui pemerintah pusat. Karena telah disetujui, maka proyek pembangunan tol Bawen-Yogya-Solo bisa dilanjutkan.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Jalan Tol Bawen-Yogya-Solo di kawasan Monumen Jogja Kembali (Monjali) dibangun at grade, bukan elevated. Hal itu agar keberadaan tol tidak merusak garis atau sumbu imajiner DIY.

"Saya (yang mengusulkan dibangun at grade di kawasan Monjali). Ya kalau (pemerintah pusat) mau, kalau nggak ya (proyek pembangunan tol) nggak jadi," kata Sultan HB X kepada wartawan di Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Kamis (19/12/2019).

Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu menyebut usulannya telah disetujui pemerintah pusat. Karena telah disetujui, maka proyek pembangunan tol Bawen-Yogya-Solo bisa dilanjutkan.

Desain Tol Yogya-Solo di Monjali Final, Ini Hasilnya

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com