Kapan Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Dilanjutkan Lagi?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2020 10:17 WIB
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dihentikan sementara karena disebut sebabkan banjir. Meski begitu proyek kereta cepat di Cikunir masih berjalan.
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung disetop oleh Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun meminta kepada konsorsium Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) untuk menindaklanjuti rekomendasi Kementerian PUPR.

"Saya sudah minta PT KCIC untuk segera melaksanakan rekomendasi dari Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR, agar proyek ini dapat segera dilanjutkan dan dapat selesai sesuai target waktu," jelas Budi Karya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2020).

Hal itu diungkapkannya dalam rapat kordinasi yang dilakukan Selasa (3/3/2020) di kantornya. Rapat ini dihadiri Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, dan Ketua Komite Keselamatan Konstruksi Danis Sumadilaga. Rapat juga dihadiri Dirut PT KCIC Chandra Dwiputra dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Pihak KCIC mengatakan telah melakukan langkah-langkah untuk menindaklanjuti catatan dari Komite Keselamatan Konstruksi. Salah satunya adalah menertibkan kontraktor dalam penggunaan bukaan maupun akses kerja pada ruas jalan tol Jakarta-Cikampek di KM 7, KM 9, KM 10, KM 14, KM 15, KM 16, KM 30, KM 31, KM 33, KM 34, KM 129, dan KM 141.

"Kami juga memastikan setiap bukaan jalan tol dilengkapi dengan rambu-rambu seperti, hose lamp, rotary lamp, safety fence, flagman, tire wash area, dan traffic control zone," ungkap Dirut KCIC Chandra Dwiputra.

Chandra juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemompaan air pada saluran drainase yang tersumbat karena proyek. Selain itu pihaknya juga sudah memindahkan material yang menumpuk pada saluran drainase di lokasi proyek.

Kemudian, Chandra juga menyebut pihaknya akan membuat drainase sementara untuk mencegah genangan air di jalan tol.

"Melakukan pemompaan air pada saluran drainase, pembersihan saluran drainase dan penumpukan material khususnya pada lokasi yang sempat tergenang air. Kami juga membuat temporary drainase untuk mencegah terjadinya genangan air di jalan tol," kata Chandra.



Simak Video "Proyek Kereta Cepat Disetop, Tapi di Tegalluar Masih Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)