Cegah Serangan Corona, Kereta LRT Jakarta Dibersihkan

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 06 Mar 2020 18:15 WIB
Demi mencegah menyebarnya virus corona, pihak LRT Jakarta telah menyiapkan beberapa langkah antisipatif tersendiri.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Demi mencegah menyebarnya corona, pihak LRT Jakarta telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi. Salah satunya ialah dengan melakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh calon penumpang saat hendak memasuki area stasiun.

Menurut Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Arnold Kindangen penumpang dengan suhu tubuh melebihi 38°C (Celsius) tidak diperkenankan memasuki area LRT
Jakarta.

"Di setiap pintu masuk dan keluar di semua stasiun itu kita siapkan termometer tembak untuk mengecek suhu tubuh calon rider (penumpang), kalau ada yang di atas 38 derajat celcius itu sudah pasti tidak kita bolehkan masuk," ujar Arnold di Gedung MCC Depo LRT Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Selain itu, interior kereta juga disemprotkan dengan spray fast - acting alcoholic spray disinfektan. Upaya satu ini dilakukan setiap 10 menit sekali saat kereta berhenti di stasiun. Bersih-bersih dua gerbong kereta biasanya dilakukan selama kurang lebih 5 menit sembari menunggu penumpang masuk ke dalam kereta.

Pembersihan ini juga dilakukan secara rutin setiap harinya di setiap area stasiun ataupun pada area publik lainnya.


"Sebenarnya kalau pembersihan interior itu sebelum ada corona juga kita rutin kita lakukan, cuma semenjak ada corona kita lebih intensif lagi, setiap kereta berhenti di satu stasiun langsung dibersihkan, kalau biasanya tidak sesering itu," tambahnya.

Lalu, pihak LRT Jakarta juga menyediakan sabun cuci tangan pada setiap wastafel (toilet) serta menempatkan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) yang mengandung alkohol 70 - 80 % di tempat - tempat yang mudah di akses mulai dari pintu masuk dan pintu keluar stasiun.

Tak hanya itu, upaya sosialisasi juga turut dilaksanakan seperti edukasi dini pengenalan virus corona kepada seluruh tim di lingkungan kantor depo, stasiun, jalur dan bangunan yang melibatkan tim Kesehatan dan paramedic.

"Para tim dan staf kita edukasi terus, kita siapkan pakai masker juga, pengecekan suhu juga kita lakukan ke mereka, jadi kalau ada yang suhu badannya di atas 38 derajat celcius kita larang bekerja," imbuhnya.

Sosialisasi kepada penumpang juga dilakukan lewat spanduk-spanduk atau banner yang dipasang di sudut-sudut stasiun hingga dalam lift. Tujuannya agar masyarakat dapat menyadari ancaman virus corona dan mengenali tanda-tandanya.



Simak Video "WNI Positif Corona di LN Jadi 1.355, Terbaru Kuwait-Qatar"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)