Apa Kabar Rencana Pembangunan Bandara Bali Utara?

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 16 Sep 2020 17:40 WIB
Ilustrasi Bandara Bali Utara
Foto: Dok. Pribadi
Jakarta -

Pemerintah masih melanjutkan rencana pembangunan bandara Bali Utara guna menopang kawasan pariwisata di Indonesia bagian timur. Pembangunan bandara ini juga masuk dalam program baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pembangunan bandara Bali Baru nantinya akan mampu menampung penumpang hingga 50 juta orang per tahun.

"Satu projects baru yang akan kita mulai yaitu pembangunan superhub tourism di Bali, untuk bandara Bali Utara. Untuk support Bandara Ngurah Rai sehingga kita punya kapasitas bisa mencapai 50 juta di Bali dalam tiga tahun ke depan," katanya dalam acara HSBC Economic Forum, Rabu (16/9/2020).

Dengan adanya bandara Bali Utara, pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan nantinya para wisatawan yang ingin berwisata ke wilayah timur bisa langsung mendarat ke Bali terlebih dahulu.

"Sehingga diharapkan konektivitas untuk menuju kepada kawasan tourism yang akan masuk ke Indonesia itu melalui Bali dulu baru kita feeding ke Labuan Bajo, Raja Ampat atau daerah-daerah lain," jelasnya.

Tidak hanya itu, Tiko juga mengatakan pemerintah akan mengintegrasikan pelabuhan dari barat hingga timur. Pengintegrasian itu nantinya akan dikelola oleh satu project management official (PMO).

"Dikelola 1 PMO office yang bisa benar-benar menyambungkan dan mengurangi dwelling time maupun biaya logistik secara signifikan dengan mengintegrasikan koneksitas laut secara komprehensif," ungkap Mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini.

(hek/fdl)