Di Tengah Corona, Pemerintah Gas Terus Proyek Bandara Komodo

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 20 Sep 2020 15:40 WIB
bandara Komodo, Flores , NTT
Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pembangunan dan pengembangan bandara dan pelabuhan di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjalan di tengah pandemi COVID-19. Kemarin, Sabtu 19 September 2020, dirinya mengecek langsung untuk memastikan hal tersebut.

"Saya meninjau beberapa proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Komodo, Pelabuhan Multipurpose dan Pelabuhan Labuan Bajo untuk memastikan proyek tetap berjalan, namun dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan," kata Budi dilansir dari laman resmi Setkab, Minggu (20/9/2020).

Progres pengembangan Bandara Komodo saat ini yang dilakukan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) yaitu pemotongan bukit, pembebasan lahan yang sudah mencapai tahap akhir serta perpanjangan runway 200 x 45 meter (m) dari semula 2.250 M akan menjadi 2.750 m.

Lalu dirinya mengecek Pelabuhan Multipurpose yang dibangun untuk melayani kapal curah air dan petikemas dengan bobot 5000-10.000 DWT dengan luas pelabuhan lebih dari 6 hektare.

Progres pembangunan per 13 September 2020 yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan causeway, pekerjaan trestle, pekerjaan dermaga, dan penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi.

Budi menjelaskan pelabuhan tersebut dibangun untuk mengoptimalkan pergerakan logistik di Labuan Bajo sehingga proses distribusi bisa berjalan lebih cepat dan lancar. Dirinya juga meminta pembangunannya dipercepat agar selesai tepat waktu.

"Meski di tengah pandemi saya harap pembangunan pelabuhan multipurpose di Wae Kelambu dapat tetap berjalan agar pendistribusian logistik segara berjalan lebih cepat dan lancar. Namun tidak henti-hentinya saya meminta agar mengutamakan protokol kesehatan dalam proses pembangunan di masa pandemi ini," tuturnya.

Proyek terakhir yang dikunjungi Budi adalah Pelabuhan Labuan Bajo yang akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata dan kapal penumpang.

"Harapannya dengan mempercepat pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi di Labuan Bajo dapat menggerakkan roda perekonomian nasional. Selain itu juga saya menekankan kepada seluruh simpul transportasi yang ada di Labuan Bajo untuk memperhatikan protokol kesehatan," tambahnya.



Simak Video "Juni 2020, Bandara Komodo Jadi Bandara Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)