500 TKA China Kembali 'Ngantor' di Proyek Kereta Cepat

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2020 22:18 WIB
Jembatan di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung
Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom: Jembatan di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung
Jakarta -

Sekitar 500 pekerja China di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sempat tak bisa kembali ke Indonesia imbas COVID-19. Sebelumnya mereka mudik ke kampung halaman masing-masing di Negeri Panda tersebut.

Lantas, apakah mereka masih di China atau sudah kembali ke bekerja di proyek Kereta Cepat?

"Sudah balik semua ada 500-an orang dan sudah kerja lagi seperti biasa," kata Chandra di lokasi proyek desa Cikaobandung, Jawa Barat, Rabu (30/9/2020).

Soal kekhawatiran COVID-19 dia menegaskan para pekerja proyek kereta cepat sudah menjalani beragam proses yang panjang untuk membuktikan terbebas dari Corona. Mulai dari tes swab, hingga wajib karantina sebelum bisa kembali bekerja ke proyek.

"Sebelum di sini proses juga kan panjang, di sana di-swab, di sini juga ketat. Terus sampai sini juga mesti dikarantina juga, ketat lah panjang prosesnya," ungkap Chandra.

"Kami juga ya ketat, kamu sampai sini tes swab-nya mana? Sampai tanggal berapa? Udah karantina belum," sambungnya.

Terlebih lagi kebanyakan para pekerja ini pun terkonsentrasi hanya di satu wilayah tempat tinggalnya, sehingga interaksinya terjamin.

"Mereka juga kan di sini tidak menyebar, mereka tinggal bareng aja di camp yang terkonsentrasi di satu wilayah kan, jadi interaksinya terjamin," ujar Chandra.

Sebelumnya, Chandra menjelaskan ada 14.500 pekerja terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut yang berasal dari Indonesia dan China. Pekerja dari China jumlahnya sekitar 2.100 orang dan sisanya memanfaatkan pekerja lokal alias Indonesia.

"Total pekerja sekarang sudah 14.500. Waktu kita sama Bu Menaker (Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah) kan sekitar 12.000, sekarang sudah 14.500 totalnya. Campur jadi China-nya sekitar 2.100," kata Chandra saat meninjau peletakan girder di casting yard 1 proyek kereta cepat JKT-BDG, di sisi KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/9/2020).

(hns/hns)