Atap Bolong-TV Hangus, Ini Fasilitas TransJakarta yang Dirusak Massa

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 11:48 WIB
Halte TransJakarta Dirusak Massa Demo Tolak Omnibus Law
Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Sejumlah halte TransJakarta salah satu yang jadi sasaran tindakan anarkis massa penolak Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja. Kondisi stasiun ini rusak dan tidak bisa dioperasikan sementara.

Pantauan detikcom di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2020), tampak setengah bagian halte hangus dilalap api. Pintu masuk tidak ada kerusakan, hanya kaca di bagian sisi kiri dan kanan yang pecah.

Terlihat sejumlah fasilitas seperti gate tapping card hangus dilalap api hingga tak bisa difungsikan lagi. Begitu juga kaca TV LED yang pecah.

Tampak puluhan petugas dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, hingga Dinas Lingkungan Hidup sedang membersihkan puing-puing yang tersisa. Mereka tampak berbagi tugas, ada yang membersihkan puing kaca, menyapu jalanan, hingga mengangkut puing-puing tersebut ke dalam truk besar.

Halte TransJakarta Dirusak Massa Demo Tolak Omnibus LawHalte TransJakarta Dirusak Massa Demo Tolak Omnibus Law Foto: Anisa Indraini

Berdasarkan salah satu petugas bernama Ragil, mereka telah memulai pekerjaannya sejak pukul 08.00 WIB. Saat ini mereka ditugaskan hanya untuk tahap pembersihan, belum diketahui kapan halte tersebut akan diperbaiki.

"Sejak pukul 08.00 WIB. Hanya disuruh bersihkan saja," tuturnya kepada detikcom.

Bergeser ke Halte Bundaran HI, tampak kerusakan lebih parah. Di sini seluruh halte habis terbakar, seluruh atapnya pun bolong dan hanya tersisa tiang besi yang juga sudah berwarna gelap bekas lalapan api.

Fasilitas di dalamnya seperti gate tapping card, hingga TV LED tidak ada yang tersisa, hanya tinggal kerangka saja.

Sementara beberapa Stasiun MRT lainnya di dekat Bundaran HI dicoret-coret massa. Tidak ada kerusakan berarti seperti kaca pecah atau pintu masuk yang menganga, hanya sekadar dicoret-coret.

Halte TransJakarta Dirusak Massa Demo Tolak Omnibus LawHalte TransJakarta Dirusak Massa Demo Tolak Omnibus Law Foto: Anisa Indraini

(fdl/fdl)