Tol Serpong-Cinere & Cengkareng-Kunciran Dibuka Fungsional Jelang Nataru

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 16 Okt 2020 16:15 WIB
PT Jasa Marga (Persero) mengaku kesulitan dalam mengebut proyek jalan tol yang sedang digarap imbas pandemi Corona. Salah satunya proyek Tol Serpong-Cinere.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Dua ruas tol yang termasuk dalam jaringan TOl JORR II akan beroperasi secara fungsional sebagian jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Dua tol itu yakni Tol Serpong-Cinera dan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

Kedua jalan tol ini dikelola oleh kelompok usaha Jasa Marga yakni PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) untuk Tol Serpong-Cinere dan PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) untuk Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

Direktur Utama PT CSJ Ayu Widya Kiswari menjelaskan progres pembebasan lahan Tol Serpong-Cinere secara keseluruhan telah mencapai 96%, sedangkan konstruksinya 87,31%. Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 km.

Jalan tol ini terdiri dari dua seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Pamulang (6,59 km) dan Seksi 2 Pamulang-Cinere (3,55 km).

"Kami menargetkan untuk Seksi 1 Serpong-Pamulang beroperasi fungsional pada Desember 2020. Untuk Seksi 2 Pamulang-Cinere targetnya fungsional pada Januari 2021 dengan catatan seluruh lahan prioritas bisa dimaksimalkan untuk segera bebas," kata Ayu dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2020)

"Ketika telah beroperasi penuh, Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere," tambah Ayu.

Direktur Utama PT JKC Agung Widodo mengatakan progres pembebasan lahan dan konstruksi Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran telah mencapai di atas 90%. Ia juga berharap, sebagian jalan tol tersebut bisa dilalui secara fungsional pada periode libur Nataru tahun ini.

"Sampai saat ini, secara keseluruhan pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran telah mencapai 92%, sedangkan konstruksinya telah mencapai sekitar 91%. Kami harap sisa pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi yang kurang dari 10% ini bisa selesai di akhir tahun ini," ungkapnya.

Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sendiri memiliki panjang total 14,19 km yang terbagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi 1 Simpang Susun Kunciran-Underpass Tirtayasa (2,04 km), Seksi 2 Underpass Tirtayasa-Underpass Benteng Betawi (3,52 km), Seksi 3 Underpass Benteng Betawi-Underpass Husein Sastranegara (6,57 km), dan Seksi 4 Underpass Husein Sastranegara-Simpang Susun Benda (2,06 km).

Saat beroperasi penuh, Tol Serpong-Cinere dan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan tersambung dengan Tol Kunciran-Serpong yang telah beroperasi sebelumnya dan juga dioperasikan oleh anak usaha Jasa Marga yakni PT Marga Trans Nusantara (MTN). Ketiga ruas jalan tol ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang hendak ke arah Bandara Soekarno-Hatta, arah Pondok Aren-Serpong, serta arah Banten/Pelabuhan Merak.

(acd/fdl)