Potensi Manfaat Pelabuhan Marunda bagi Daerah, Apa Saja?

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2020 14:35 WIB
KCN
Foto: detikcom
Jakarta -

Direktur Utama PT Karya Citra Nusantara (KCN), Widodo Setiadi mengungkapkan Pelabuhan Marunda merupakan salah satu proyek pendukung poros maritim yang dibiayai tanpa menggunakan anggaran negara, baik APBN maupun APBD. Menurutnya, keberadaan proyek ini memiliki manfaat yang besar tidak hanya untuk suatu daerah.

"Kita mendapat penghargaan dari Walikota Jakarta Utara tahun 2020 ini untuk pembayar pajak PBB terbaik dan paling tepat. Jadi sebetulnya potensi dengan keberadaan proyek ini banyak buat semua pihak, bukan hanya untuk Pemprov DKI," ujarnya di Pelabuhan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (20/10/2020).

Untuk Pemprov misalnya, kata dia, bisa melakukan retribusi pajak ke angkutan barang yang melintas masuk ke wilayah melalui pintu KBN (Kawasan Berikat Nusantara) sehingga bisa jadi pemasukan pendapatan daerah. "Kalau kami kan nggak bisa tarik retribusi itu, jadi mobil-mobil yang melintas, tracking itu ada aturan main lah. Nah itu salah satu," terangnya.

Kedua, Widodo menuturkan potensi lain dari keberadaan proyek Pelabuhan Marunda itu juga membuka potensi lapangan kerja bagi warga sekitar, sehingga ekonomi masyarakat sehari-hari bisa terpenuhi berkat adanya aktivitas dari pelabuhan curah ini.

"Kan kalau kita dulu lihat, pemerintah termasuk Pemprov itu mengadakan rumah susun Marunda untuk relokasi beberapa tempat yang dianggapnya perlu lokasi dan (di Pelabuhan Marunda) ini kesempatan bagi mereka punya lapangan kerja," jelasnya.

Kemudian yang ketiga lanjutnya, jika dikaitkan ke program pemerintah pusat, keberadaan Pelabuhan Marunda juga mendukung program poros maritim Indonesia, sehingga hal ini bisa jadi pilihan untuk generasi muda yang mau berkarir.

"Karena kan dulu bangsa kita dikenal sebagai maritim, kalau nggak dimulai sekarang contoh di perguruan-perguruan tinggi, kan nggak ada, misalnya fakultas khusus maritim. Nah ini sebetulnya banyak yang bisa jadi multiplier effect yang ada," jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengakui bahwa pelabuhan Marunda yang dikelola PT Karya Citra Nusantara (KCN) telah mendorong investasi baik tingkat daerah maupun nasional.

Menurut Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Pemprov DKI Jakarta Faisal Syafruddin kehadiran pelabuhan Marunda juga memberikan dampak berantai yang positif bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Semakin banyak investor yang masuk, maka dengan ini kita berharap semakin banyak juga pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta," pungkasnya.

(ega/hns)