Kejar Target 2.500 Km, 9 Ruas Tol Dilelang Tahun Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 15 Nov 2020 11:19 WIB
Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 Kilometer ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 September kemarin dan merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer. ANTARA FOTO/FB Anggoro/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera melelang sembilan ruas tol sepanjang 350 km pada tahun ini. Total nilai investasinya sekitar Rp 142,51 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan bebas hambatan ini berperan penting sebagai tulang punggung konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.

"Kita meyakini hanya dengan ketersediaan konektivitas yang lebih baik, maka investasi dan penciptaan lapangan kerja akan menjadi lebih baik," kata dia dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (15/11/2020).

Kesembilan jalan tol yang siap dilelang adalah:

1. Ruas Kamal-Teluk-Naga-Rajeg 39,20 km senilai Rp 18,51 triliun
2. Akses Patimban 37,7 km senilai Rp 6,36 triliun
3. Ruas Bogor-Serpong via Parung 31,17 km senilai Rp 8,95 triliun
4. Ruas Sentul Selatan-Karawang Barat 61,50 km senilai Rp 15,20 triliun
5. Ruas Semanan-Balaraja 32,39 km senilai Rp 15,53 triliun
6. Harbour Toll Road Semarang 21,03 km senilai Rp 12,05 triliun
7. Ruas Cikunir-Karawaci 40 km senilai Rp 26,15 triliun
8. Ruas Tol Cikunir-Ulujami 21,50 km senilai Rp 20,05 triliun
9. Ruas Gilimanuk-Mengwi 95,51 km senilai Rp 19,71 triliun

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 2.500 km selama 5 tahun ke depan. Sedangkan total tol beroperasi dalam 5 tahun terakhir, 2015-2019 sepanjang 1.400 km

Dua ruas tol yang telah selesai lelang adalah ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA (Kulonprogo) 93,25 km senilai Rp 28,58 triliun dan ruas Yogyakarta-Bawen 75,82 km senilai Rp 14,2 triliun.

Sementara ruas tol yang sedang dalam proses lelang yakni ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap 206,65 km senilai Rp 57,59 triliun.

(toy/zlf)