Pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap II Dikebut 2021

- detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 16:21 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sadawarna untuk memasok air baku sebesar 4.50 m3/detik untuk Kawasan Pelabuhan Patimban dan Pantura Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang, Indramayu, dan Sumedang.
Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan Pelabuhan Patimban sudah bisa digunakan bulan depan. Seperti diketahui fase I tahap I pelabuhan ini akan segera selesai dibangun.

Budi Karya mengatakan pembangunan fase berikutnya pun akan langsung dikebut usai Pelabuhan Patimban bisa digunakan pada bulan Desember. Mulai Januari 2021, pihaknya akan melakukan pembangunan fase I tahap 1.

Ada 3 fasilitas yang akan dibangun di sana, tambahan kapasitas terminal peti kemas dan terminal kendaraan bermotor. Kemudian terminal untuk kapal penumpang roro.

Dia menjelaskan nantinya kapasitas peti kemas akan ditambah menjadi 3,75 juta TEUS dan kapasitas terminal kendaraan menjadi 600 ribu CBU. Terminal penumpang kapal roro sendiri akan dibangun sepanjang 200 meter.

"Mulai 2021 kita akan membangun fase I yang kedua. Kita akan bangun peti kemas 66 hektar sebanyak 3,75 juta teus, dan untuk kendaraan jadi 600 ribu CBU, serta terminal roro," ujar Budi Karya dalam Dialog Publik Pelabuhan Patimban secara virtual, Senin (16/11/2020).

Pada fase I tahap 1 yang bisa digunakan bulan depan. Pelabuhan Patimban punya fasilitas peti kemas seluas 35 hektar dengan kapasitas 250 ribu TEUS. Ada juga fasilitas terminal pengiriman kendaraan bermotor, luasnya 25 hektar dengan kapasitas 218 ribu CBU.

Kemudian, Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo menjelaskan proses fase I tahap 2, targetnya akan selesai pada tahun 2023. Sementara itu untuk fase II akan digarap mulai tahun 2024 dan fase III tahun 2026, sehingga secara total pelabuhan ini ditargetkan selesai pada 2027.

"Kita akan melanjutkan yang fase I tahap 2 yang dijadwalkan selesai 2023. Total semua sejak 2018, bisa selesai 2027, pak Menteri malah meminta kalau bisa dipercepat," kata Agus.

Agus mengatakan untuk fase II dan III akan fokus untuk menambah kapasitas peti kemas di Pelabuhan Patimban. Di fase II kapasitas akan ditambah jadi 5,5 juta TEUS dan fase III menjadi 7,5 juta TEUS.

Fase berikutnya ini akan memperbesar terminal peti kemas, jadi 5,5 juta TEUS secara kumulatif di fase II. Setelah semua selesai, peti kemasnya 7,5 juta TEUS kapasitas totalnya," jelas Agus.

"Jadi nanti 2027 di Patimban ada peti kemas 7,5 juta TEUS, terminal kendaraan 600 ribu CBU, dan kemudian terminal roro juga ada," paparnya.

(Herdi Alif Al Hikam/dna)