Pelabuhan Patimban Dijamin Bakal Manjakan Angkutan Logistik

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 27 Nov 2020 15:55 WIB
Pelabuhan Patimban ditargetkan siap layani kegiatan ekspor-impor mulai Desember 2020 mendatang. Pembangunan pelabuhan itu terus dikebut agar dapat penuhi target
Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI
Jakarta -

Kehadiran Pelabuhan Patimban dijamin bakal memanjakan bakal kendaraan logistik. Pasalnya waktu tempuh kendaraan logistik ke tujuannya bakal lebih singkat.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat (Jabar) bakal memperpendek distribusi barang dari industri di kawasan Jabar untuk dikirim ke daerah lain melalui pelabuhan.

Luhut menjelaskan bila biasanya barang dikirim dari kawasan industri di Jabar ke Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta memakan waktu hingga 5 jam, maka jika dikirim ke Pelabuhan Patimban hanya 1 jam saja. Artinya, lamanya pengiriman berkurang 4 jam.

"Pada saat ini waktu tempuh dari kawasan industri Jawa Barat ke Pelabuhan Tanjung Priok dapat mencapai 4 sampai 5 jam. Adapun ketika Pelabuhan Patimban dan konektivitasnya melalui jalan tol telah siap dapat diharapkan jarak tempuhnya tinggal 1 jam saja," katanya dalam diskusi virtual, Jumat (27/11/2020).

Dijelaskan Mantan Menkopolhukam itu, hal tersebut bakal menekan biaya transportasi menjadi lebih murah. Luhut juga mengharapkan Pelabuhan Patimban dapat berkolaborasi dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

Salah satu tujuan utama pembangunan Pelabuhan Patimban, lanjut Luhut untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Pelabuhan Tanjung Priok yang mengakomodir 50% lebih dari lalu lintas kontainer internasional di Indonesia.

"Di samping itu, Pelabuhan Patimban yang terkoneksi dengan jalan tol dapat mengangkat potensi pembangunan 10 kawasan industri prioritas di sepanjang koridor utara Jawa Barat, dengan proses distribusi yang lebih tinggi dan efisien," ujar Luhut.

"Maka pada akhirnya Pelabuhan Patimban dapat mendorong penurunan biaya logistik khususnya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah, dengan komoditas utama pada tahap awal pengoperasian Pelabuhan Patimban untuk pasar otomotif, maka peranan pelabuhan diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi khususnya dalam mendukung aktivitas perdagangan di bidang manufaktur," tambahnya.

(toy/eds)