Ada 1 Proyek Strategis Jokowi yang Didorong Rampung Akhir 2020, Apa Itu?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 21:35 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) terus mengakselerasi hilirisasi nikel melalui percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.
Ilustrasi Proyek Trategis (Foto: dok. Kemenkomarves)
Jakarta -

Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengungkapkan hanya 11 proyek strategis nasional (PSN) saja yang berhasil diselesaikan pemerintah sepanjang 2020 ini. Meski begitu, kini pemerintah masih mengusahakana agar satu proyek lainnya bisa selesai di bulan ini. Proyek yang dimaksud adalah proyek Pelabuhan KEK Maloy.

"Yang bisa selesai ini sebetulnya KEK Maloy, karena KEK Maloy ini sudah dari tahun kemarin itu sudah siap, sehingga kita mencoba untuk mendorong supaya ini teman-teman di Kementerian Perhubungan menetapkan ini sudah sesuai dengan standarnya dan sudah bisa ditetapkan sebagai proyek yang sudah selesai," ujar Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, yang juga sekaligus Ketua Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo dalam konferensi pers, Selasa (8/12/2020).

Pelabuhan KEK Maloy merupakan salah satu proyek PSN pelabuhan yang terletak di provinsi Kalimantan Timur, di kabupaten/kota Kutai Timur. Pelabuhan ini direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 5 Ha. Pelabuhan ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 23 miliar yang dipenuhi melalui APBN.

Selain itu, ada juga 6 PSN yang berhasil didorong melewati tahap persiapan, dan 2 PSN yang berhasil didorong untuk mulai beroperasi sebaian.

Berikut daftar lengkap proyek-proyek tersebut:

A. 11 PSN yang dinyatakan selesai:

1. Jalan Tol Pandaan Malang (37,62 km) dengan nilai investasi Rp 5,97 triliun
2. Jalan Tol Pekanbaru-Kandis-Dumai (131,5 km, yang juga merupakan bagian dari 8 ruas Trans Sumatera dengan nilai investasi Rp 16,21 triliun
3. Bandar Udara Baru Yogyakarta - Kulon Progo dengan nilai investasi Rp 5,2 triliun
4. Light Rail Transit (LRT) Provinsi Sumatera Selatan (Metro Palembang) dengan nilai investasi Rp 12,5 triliun
5. Kawasan Industri Ketapang dengan nilai investasi Rp 6 triliun
6. Kawasan Industri Konawe dengan nilai inevstasi Rp 67,5 triliun
7. Kawasan Industri Wilmar Serang dengan nilai investasi Rp 7 triliun
8. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandar Lampung dengan nilai investasi Rp 1,1 triliun
9. Jalan Tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar (38,3 km) dengan nilai investasi Rp 12,22 triliun
10. Bendungan Tukul dengan nilai investasi Rp 673,9 miliar
11. Bendungan Tapin dengan nilai investasi Rp 896,9 miliar.

B. 6 PSN yang berhasil didorong melewati tahap persiapan:

1. Jalan Tol Yogyakarta - Bawen (71 km) dengan nilai investasi Rp 12,14 triliun
2. Penambahan Lingkup Jalan Tol Solo - Yogyakarta - Kulon Progo dengan nilai investasi Rp 28,57 triliun
3. Pelabuhan Sanur - Nusa Ceningan/Lembongan dengan nilai investasi Rp 398 miliar
4. Terminal Multipurpose Labuan Bajo dengan nilai investasi Rp 409 miliar
5. Proyek Satelit Multifungsi dengan nilai Rp 6,92 triliun
6. Pengembangan Teknologi Produksi IVO dan Bensin Sawit dengan Katalis Merah Putih yang Terintegrasi dengan Kebun Rakyat dengan nilai investasi Rp 1,22 triliun

C. 2 PSN yang berhasil didorong untuk mulai beroperasi sebagian

1. Jalan Tol Manado - Bitung (39km) dengan nilai investasi Rp 5,12 triliun
2. Pengembangan industri garam dengan nilai investasi Rp 1,07 triliun.

(dna/dna)