Proyek Penangkal Banjir Jakarta Rampung Tahun Depan

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 10 Des 2020 07:45 WIB
Selain Bendungan Sukamahi, Kementerian PUPR juga membangun Bendungan Ciawi untuk menangkal banjir menyerbu Jakarta. Intip yuk proyeknya.
Bendungan Ciawi/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta -

Dua bendungan kering (dry dam) pengendali banjir (flood control) Jakarta ditarget rampung tahun depan. Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane tengah menyelesaikan pembangunan kedua bendungan tersebut.

Adapun kedua bendungan yang dimaksud adalah Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor. Pembangunan kedua bendungan itu memang merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir.

"Sebagai bendungan kering maka pengoperasiannya akan berbeda dengan bendungan lain, di mana kedua bendungan ini baru akan digenangi air pada musim hujan. Sementara pada musim kemarau bendungan ini kering. Bendungan Kering di Ciawi dan Sukamahi merupakan yang pertama kalinya dibangun di Indonesia. Kedua bendungan ini bukan untuk keperluan irigasi atau air baku, namun untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis resmi, Rabu (9/12/2020).

Untuk diketahui, pembangunan Bendungan Sukamahi sudah direncanakan sejak tahun 1990-an, namun baru mulai dibangun tahun 2017 dan progresnya saat ini sudah mencapai 60%. Sedangkan, progres lahan yang sudah bebas telah mencapai 40,86 hektare atau 92,67% dari kebutuhan 46,7 hektare.

Pekerjaan berjalan kini meliputi galian tubuh bendungan, grouting tubuh bendungan, bangunan pelimpah (clearing dan pengecoran), pekerjaan hidromekanikal, pembangunan fasilitas umum (gardu pandang, masjid, gudang, landscaping), dan clearing area lahan.

Kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi senilai Rp 447,39 miliar ditandatangani pada 20 Desember 2016 dengan kotraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO. Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung 1,68 juta meter kubik dan luas area genangan 5,23 hektare.

Sementara, progres konstruksi Bendungan Ciawi saat ini sudah sebesar 73%. Progres konstruksi bendungan ini lebih cepat dari rencana sebesar 71,5%. Kontrak pekerjaan Bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 dengan kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dan PT Sacna. Pembangunannya telah dimulai sejak 2 Desember 2016 lalu.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2