6 Warga 'Tergusur' Proyek Pariwisata Mandalika Terima Rp 12 M

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 17 Jan 2021 23:02 WIB
Indonesia terus promosikan MotoGP Mandalika 2021. Penyelenggaraan acara itu diharapkan dapat promosikan Indonesia khususnya NTB di kancah internasional.
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

PT Indonesia Tourism Development Corporation mencatat ganti rugi lahan milik warga yang tergusur proyek Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika.

Untuk mendukung kelancaran pembangunan proyek Mandalika, terutama pembangunan Jalan Kawasan Khusus (JKK), sejak akhir September 2020, proses pembebasan lahan enclave telah memasuki tahapan konsinyasi di Pengadilan Negeri Praya, NTB.

"Hingga saat ini, sebanyak 6 pemilik lahan atas 6 bidang tanah dengan total luas mencapai 1,38 ha atau 13.837 m2 telah mengambil uang konsinyasi dengan total nilai sebesar Rp 12,9 miliar," tulis pihak ITDC di Instagram resminya itdc_id dikutip Minggu (17/1/2021).

Proses pengambilan uang konsinyasi ini dipastikan mudah. Pemilik lahan cukup memberitahukan ke ITDC, kemudian ITDC akan membuatkan surat pengantar ke PN Praya. Selanjutnya dilakukan proses administrasi keuangan di BRI Praya.

Pihaknya berharap keenam pemilik lahan yang telah mengambil uang konsinyasi dapat menjadi contoh dan diikuti pemilik lahan enclave lainnya.

"Sehingga pembebasan lahan enclave bisa segera selesai dan pembangunan The Mandalika dapat berjalan lancar, demi menimbulkan multiplier effect terhadap sektor ekonomi dan meningkatan kesejahteraan hidup masyarakat," jelasnya.

Selain pembebasan lahan melalui konsinyasi, pihak ITDC juga telah melaksanakan proses pembebasan lahan melalui skema pembelian dengan harga appraisal non konsinyasi dan tukar guling.

Proses tukar guling ini dilakukan untuk tanah wakaf masjid yang telah ditukar dengan lahan di HPL 16, dan saat ini tengah dibangun masjid baru bernama Masjid Al-Hakim di mana ITDC berpartisipasi dalam pembangunannya.

"Kami berterima kasih atas kesediaan warga yang secara sukarela mengosongkan lahan dan mengambil uang konsinyasi di PN Praya sehingga mempercepat proses pembebasan lahan enclave," jelas dia.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, BPN, Kepolisian, Kejaksaan, TNI dan KJPP yang telah membantu percepatan pembebasan lahan enclave di The Mandalika.



Simak Video "Nggak Sampai Sebulan Lagi Homologasi, Sirkuit Mandalika Sudah Selesai 80%"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/dna)