Jalan Kawasan Khusus Mandalika Diaspal, Bisa Rampung Kapan?

Faruk - detikFinance
Sabtu, 27 Feb 2021 15:15 WIB
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memulai pengaspalan pertama lintasan Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika.
Foto: Dok. ITDC
Lombok -

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memulai pengaspalan pertama lintasan Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Jalan sepanjang 4,31 kilometer (km) itu berfungsi sebagai venue event MotoGP. Pengaspalan perdana ini menandai semakin dekatnya penyelesaian pembangunan JKK di The Mandalika.

Seremoni dimulainya pengaspalan JKK dilakukan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Bayu Windia, bersama perwakilan jajaran Forkopimda NTB dan Lombok Tengah, Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo, Direktur Konstruksi dan Pengembangan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Dwianto Eko Winaryo, serta perwakilan BUMN PT PP (Persero), PT Wijaya Karya dan PT Bunga Raya Lestari, kontraktor pembangunan JKK The Mandalika pada Jumat (26/2) kemarin.

"Kami optimistis pembangunan JKK dapat selesai sesuai dengan target dan homologasi dapat dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. Dan dapat kami sampaikan bahwa Proyek ini juga merupakan pembangunan street circuit untuk event MotoGP dengan masa konstruksi tercepat di dunia" ungkap Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo dalam keterangannya Sabtu (27/2/2021).

Arie mengatakan, pengaspalan lapisan pertama (AC-Base) JKK akan dimulai pada lintasan sepanjang 390 meter dan akan dilanjutkan ke panjang lintasan selanjutnya.

Pengaspalan lapisan pertama lintasan JKK secara keseluruhan ditargetkan rampung pada bulan Maret 2021, kemudian dilanjutkan lapisan kedua (AC-Binder) hingga lapisan terakhir (Surface SMA).

"Aspal lapisan pertama (AC-Base) ini diproses menggunakan Asphalt Mixing Plant (AMP) yang dibangun PT PP di area site facility untuk proyek JKK. AMP yang digunakan adalah Lintec seri CSD 3000 berkapasitas maksimal 240 ton per jam, dan saat ini merupakan AMP dengan kapasitas terbesar yang ada di Indonesia," ujarnya.

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memulai pengaspalan pertama lintasan Jalan Kawasan Khusus (JKK) The Mandalika.Jalan Kawasan Khusus Mandalika Diaspal, Bisa Rampung Kapan? Foto: Dok. ITDC

Arie menjelaskan, AMP adalah alat untuk memproduksi aspal yang akan digunakan untuk lapisan aspal dasar hingga akhir, yaitu mulai AC-Base, AC-Binder, hingga Surface SMA.

"Pengaspalan lapisan pertama ini kami mulai sesuai dengan jadwal kerja yang telah ditetapkan, dengan target rampung pada bulan Maret, dan akan dilanjutkan dengan pengaspalan lapisan kedua dan terakhir pada tiga bulan selanjutnya," tuturnya.

Guna memastikan kualitas pengaspalan dan penyelesaian sesuai target, ITDC memantau perkembangan dan progres harian secara ketat melalui MGPA. MGPA adalah unit usaha ITDC yang secara khusus mengelola JKK, termasuk melakukan pemantauan perkembangan pembangunan, perawatan dan penyelenggaraan event yang akan digelar di area tersebut.

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh instansi pemerintahan terutama jajaran Forkopimda NTB. Kami juga berharap kita semua terus menunjukkan semangat dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Indonesian GP 2021," ucap Arie.

(ara/ara)